Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

Terkini
NASIONAL

Pidato Sidang Tahunan MPR, Ketua MPR Singgung Kasus Korupsi Rusak Legitimasi Negara

Oleh: Redaksi Bernas•15 Agustus 2025
Pidato Sidang Tahunan MPR,  Ketua MPR Singgung Kasus Korupsi Rusak Legitimasi Negara
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"JAKARTA,BERNAS.ID Peringatan kemerdekaan Indonesia bukan sekadar seremoni. Atas dasar itu, semua pihak untuk menjalankan amanat konstitusi terkait pemberantas..."

🗓️ Dipublikasikan pada 15 Agustus 2025.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita politik terbaru →

JAKARTA,BERNAS.ID – Peringatan kemerdekaan Indonesia bukan sekadar seremoni. Atas dasar itu, semua pihak untuk menjalankan amanat konstitusi terkait pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).

Demioian disampaikan Ketua MPR RI Ahmad Muzani dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD Tahun 2025 di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Jumat (15/8/2025).

“MPR mengajak semua elemen bangsa meneguhkan kembali komitmen terhadap agenda pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) sebagaimana diamanatkan dalam TAP MPR Nomor XI/MPR/1998 dan TAP MPR Nomor VIII/MPR/2001,” ujar Muzani.

Baca Juga :Pemprov DKI Paparkan Terobosan Data dan AI di SAS Innovate Singapura

Mantan Sekjen Partai Gerindra itu mendukung upaya konsisten yang yang dilakukan oleh Pemerintah Presiden Prabowo Subianto dalam menindak kasus-kasus korupsi melalui aparat penegak hukum yang semakin tegas.

“(Korupsi) Merusak legitimasi negara dan menghancurkan harapan generasi masa depan. Ia (korupsi) menodai ruh kebangsaan kita sendiri,” tegasnya.

Baca Juga :Ahmad Muzani Respon Soal Kunjungan Putra Prabowo Ke Megawati dan Jokowi, Ini Kata Puan

Muzani pun berharap etika kehidupan berbangsa sebagaimana tertuang dalam TAP MPR Nomor VI/MPR/2001 harus diwujudkan dalam perilaku politik yang jujur, pemerintahan yang bersih, hukum berkeadilan.

“Serta budaya ilmu dan ekologi yang berkelanjutan,” tandasnya.

Sementara itu, Muzani menutup pidato dengan membacakan pantun terkait beberapa program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai berhasil.

Pantun pertama terkait MBG:

Makan gratis untuk para siswa

Ilmu dan adab dalam membangun bangsa

Nasionalisme kita kobarkan dalam jiwa

Untuk menuju Indonesia Raya.

Pantun kedua terkait Danantara:

18 Indonesia kaya akan sumber daya

Astacita untuk Indonesia tercinta

Danantara optimalkan aset negara

Menuju masa depan yang cerah dan sejahtera.

Pantun ketiga terkait Kopdes Merah-Putih

Koperasi merah putih pondasi ekonomi

Gotong royong dan kekeluargaan yang hakiki

Presiden Prabowo adalah pemimpin sejati

Untuk Indonesia Raya yang Abadi

Dirgahayu Negara Kesatuan Republik Indonesia ke-80. (FIE)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram