Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Lentera Aksa, Satu Panggung Seribu Cerita Wadahi Kreativitas dan Bakat Siswa

Oleh: Paulus Yesaya Jati•24 Juni 2026
Lentera Aksa, Satu Panggung Seribu Cerita Wadahi Kreativitas dan Bakat Siswa
Foto: (foto: Ist)
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"SD Negeri Model Sleman di Kabupaten Sleman menggelar pentas karya "Lentera Aksa, Satu Panggung Seribu Cerita" untuk apresiasi kreativitas siswa"
Pentas Karya Lentera Aksa, Satu Panggung Seribu Cerita

🗓️ Dipublikasikan pada 24 Juni 2026.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita nasional terbaru →

SLEMAN, BERNAS.ID- Suasana Aula Grha Garuda SD Negeri Model Sleman terasa meriah dan penuh warna dengan perhelatan tahunan pentas karya bertajuk "Lentera Aksa, Satu Panggung Seribu Cerita". Acara yang berlangsung selama dua hari dari tanggal 23 - 24 Juni 2026 ini menjadi ruang apresiasi bagi kreativitas, bakat, dan hasil belajar siswa dari kelas 1 hingga kelas 5.

​Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Mustadi, yang turut hadir langsung memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kreativitas para siswa. Menurutnya, bimbingan dan pendampingan yang tepat terbukti mampu memicu inovasi dan kreativitas anak-anak yang luar biasa sejak dini.

​"Dari awal masuk kita sudah disuguhi karya-karya anak yang luar biasa dari kreativitas mereka.

Mindset anak-anak ini dibentuk menjadi anak yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki kemampuan untuk berkarya," katanya disela acara.

Mustadi juga menyebut struktur tingkatan level karya anak dari yang sederhana seperti melukis di kelas rendah, hingga ekstrakurikuler tingkat tinggi seperti robotik. Ia berharap SD Negeri Model Sleman dapat terus mempertahankan ruhnya sebagai sekolah percontohan dan unggulan di Sleman.

"Harapannya ini menjadi institusi pendidikan yang unggul dan menjadi percontohan," ucapnya.

​Kepala Sekolah sekaligus Penanggung Jawab Acara, Nurudin menjelaskan, Pentas Karya ini diikuti oleh sekitar 420 siswa dari kelas 1 sampai kelas 5. Ia menyebut penampilan yang disuguhkan terbagi menjadi tiga kategori utama, yaitu kegiatan kokurikuler lintas materi, hasil pembelajaran harian di kelas, dan hasil pembelajaran ekstrakurikuler.

​"Anak-anak menampilkan berbagai potensi, mulai dari penampilan tari, hasil karya maket dari kurikuler.

Hingga unjuk bakat dari ekstrakurikuler seperti melukis, robotik, sempoa, dan Model English Conversation (MICC) yang menampilkan hasilnya dalam bentuk buku," jelasnya.

Nurudin mengatakan ajang kreativitas ini menunjukkan laporan hasil belajar riil anak kepada orang tua selama satu tahun ajaran penuh. Menariknya, kegiatan penutup tahun ajaran yang kembali digelar pada tahun ini, digerakkan hampir seluruhnya oleh orang tua/ wali murid.

"Dukungan orang tua di sini luar biasa, panitia untuk acara ini 99 persen adalah orang tua wali murid. Jadi, mulai dari panitia utama hingga pencarian sponsorship murni digalang oleh wali murid," ujarnya.

Salah satu sponsor Direktur Utama D1 Senopati, Dewanto P Siregar mengungkapkan apresiasinya, atas digelarnya pentas karya ini.

Senada dengan Kadisdik, ia juga berharap, anak-anak menjadi pribadi yang kreatif, berbudi pekerti luhur, dan bisa berprestasi.

"Pemerintah Kabupaten Sleman yang tadi diwakili oleh Bapak Kepala Dinas cukup mengapresiasi dan meminta agar acara ini terus berkesinambungan setiap tahunnya," katanya.

Para orang tua/wali murid berharap pentas karya ini bisa berkesinambungan dan digelar lebih meriah agar semakin menggali potensi tidak hanya bagi siswa SD Negeri Model, tetapi juga masyarakat sekitar terutama dari sisi UMKM. (*)


Berita Terkait:

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram