Komisi B DPRD DKI Soroti Wacana Penutupan PT Delta, Nur Afni: Jangan Korbankan PAD

JAKARTA, BERNAS.ID – Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nur Afni Sajim, menegaskan agar wacana penutupan PT Delta Djakarta Tbk tidak dilakukan secara gegabah.
Ia mengingatkan, PT Delta merupakan salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang kontribusinya cukup signifikan bagi Pemprov DKI Jakarta.
Pernyataan tersebut disampaikan Nur Afni usai rapat kerja Komisi B DPRD DKI bersama manajemen PT Delta Djakarta Tbk yang digelar pada 27 Januari 2026.
Rapat tersebut membahas kinerja perusahaan, kontribusi ekonomi, serta keberlanjutan PT Delta sebagai badan usaha milik daerah (BUMD) DKI Jakarta.
“Kalau PT Delta ditutup hanya karena produknya dianggap haram, itu keliru.
Perusahaan ini resmi dan beroperasi sesuai aturan.
Otomatisasi Invoice & Procurement dengan AI — Gratis Trial
Invo1st memproses invoice, PO, dan 3-way matching secara otomatis. Hemat 80% waktu administrasi.
Daftar Sekarang — Gratis →Soal haram atau tidak, itu urusan individu yang mengonsumsinya, bukan perusahaannya,” kata Nur Afni.
Baca Juga : Nur Afni: Penunjukan Dewan Pengawas BUMD Harus Berdasarkan Kinerja, Bukan Kedekatan
Politisi Partai Demokrat itu menilai, persoalan yang seharusnya menjadi fokus adalah peredaran miras oplosan yang jelas membahayakan masyarakat, bukan produk legal yang diproduksi, diawasi, dan dikenakan cukai oleh negara.
Warta Pilihan Redaksi:
BERNAS Growth Academy: Belajar Investasi & Web3 dari NolNur Afni juga mengingatkan DPRD agar tidak asal menutup BUMD yang justru menjadi aset daerah.
Menurutnya, Jakarta memiliki karakter sebagai kota metropolitan, bukan kota dengan pembatasan ekstrem terhadap kegiatan usaha.
“Jakarta bukan Arab Saudi.
DPRD jangan main tutup BUMD kita sendiri, apalagi itu sumber PAD,” tegasnya.
Dalam rapat kerja tersebut, manajemen PT Delta memaparkan bahwa perusahaan telah berdiri sejak 1932 dan kini mempekerjakan 364 karyawan tetap serta lebih dari 200 tenaga alih daya.
PT Delta memiliki 10 jenis produk, jaringan 52 distributor dari Sumatera hingga Papua, serta melakukan ekspor ke Taiwan, Thailand, dan Vietnam.
Baca Juga : DPRD Dukung Kolaborasi Jakpro dan BUMD Lain Wujudkan Kota Global
PT Delta juga mencatat kapitalisasi pasar sekitar Rp1,59 triliun per September 2025, serta berkontribusi terhadap perekonomian daerah melalui dividen, pajak, dan aktivitas ekonomi lainnya.
Selain kinerja bisnis, PT Delta memaparkan komitmen terhadap tata kelola perusahaan, kepatuhan pajak dan cukai, serta pelaksanaan program lingkungan, sosial, dan keberlanjutan (ESG), termasuk pengelolaan limbah, efisiensi energi, program kesehatan masyarakat, hingga bantuan sosial di sekitar wilayah operasional.
Nur Afni menegaskan, keberlanjutan PT Delta harus dilihat secara utuh, tidak hanya dari sudut pandang moral semata, tetapi juga dari aspek ekonomi, ketenagakerjaan, dan iklim investasi.
“Jakarta harus mampu bersaing dengan kota-kota besar dunia seperti Singapura, Kuala Lumpur, dan kota-kota di China.
Jakarta adalah kota jasa, kota bisnis, dan kota wisata.
Semua orang harus bisa berinvestasi dan berusaha di Jakarta,” katanya.
Ia menambahkan, keputusan terkait PT Delta harus mempertimbangkan kepentingan jangka panjang Jakarta sebagai pusat ekonomi nasional sekaligus kota global.
(DID)
📊 Survei Kilat BERNAS
Apakah Anda tertarik kuliah lagi?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Dapatkan Top 100 Weekly Brief Langsung ke Email Anda
Setiap Senin pagi: ranking terbaru brand & pemimpin Indonesia, tren industri, dan content angle yang bisa langsung dieksekusi.

Program Career Accelerator UNMAHA
Akselerasi karir global Anda lewat program Teaching Factory. Kuliah S1/D3 dengan jaminan penempatan kerja.
Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Gelar BUMD Leaders Forum, Pemprov DKI Perkuat Peran BUMD sebagai Pilar Ekonomi
Film “Pesta Babi” Diputar di Asrama Mahasiswa Papua Jogja, Memunculkan Banyak Pertanyaan
Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di dk jakarta
Semantic Authority Linker
Lanjutkan Literasi Strategis Anda