Harga emas Antam turun Rp10.000 per gram pada perdagangan Senin, 21 September 2026. Harga jual kini Rp2.628.000 per gram dan harga buyback Rp2.463.000 per gram.
Penurunan tercatat di laman logammulia.com pukul 08.57 WIB.
Harga emas dunia naik 0,3 persen menjadi US$4.352,39 per ons, tetapi penguatan dolar AS serta kenaikan suku bunga The Federal Reserve menekan harga di pasar domestik.
The Fed dan Dolar AS Jadi Biang Kerok
Penurunan harga emas Antam tidak lepas dari keputusan The Federal Reserve yang menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin ke kisaran 3,75%-4%.
The Fed juga mengisyaratkan kenaikan lebih lanjut dalam beberapa bulan mendatang, dengan peluang 58% untuk kenaikan berikutnya pada Oktober 2026 menurut CME FedWatch.
Kenaikan suku bunga ini mengurangi daya tarik emas sebagai aset non-yield.
Ketika suku bunga naik, investor cenderung beralih ke instrumen yang memberikan imbal hasil, seperti obligasi dan deposito.
Akibatnya, permintaan emas melemah dan harganya tertekan.
Selain itu, dolar AS menguat ke level tertinggi dalam lebih dari tujuh minggu.
Penguatan dolar membuat emas yang diperdagangkan dalam mata uang AS menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, sehingga menekan permintaan global.
Penurunan harga minyak mentah Brent selama tiga sesi berturut-turut juga meredakan kekhawatiran inflasi.
Minyak telah menjadi pendorong utama inflasi secara keseluruhan, sehingga penurunan harganya mengurangi daya tarik emas sebagai lindung nilai inflasi.
Rekor Tertinggi Januari 2026 Masih Jauh di Atas
Meski turun hari ini, harga emas Antam masih jauh dari rekor tertinggi sepanjang sejarah yang tercatat pada Kamis, 29 Januari 2026.
Saat itu, harga emas Antam menembus Rp3.168.000 per gram, dengan harga buyback Rp2.989.000 per gram.
Artinya, harga saat ini masih sekitar 17% di bawah puncak tertinggi tersebut. Bagi investor yang membeli pada harga puncak, koreksi ini menjadi pukulan telak.
Namun, bagi yang belum memiliki emas, penurunan ini bisa menjadi peluang untuk masuk ke pasar.
President of World Markets EverBank, Chris Gaffney, menilai bahwa penurunan harga minyak telah mengurangi tekanan inflasi.
"Investor logam mulia sebelumnya memperkirakan kenaikan suku bunga (AS) dan mengambil posisi jual (short positions) untuk memanfaatkan potensi penurunan harga emas.
Posisi-posisi tersebut kini telah ditutup dengan cepat," ujarnya seperti dikutip dari laman Liputan6. Rincian Harga Emas Antam Hari Ini
Berikut rincian harga emas Antam pada perdagangan Senin, 21 September 2026:
Harga jual 1 gram: Rp2.628.000 Harga buyback 1 gram: Rp2.463.000 Harga emas 500 gram: Rp1.284.320.000 Harga emas 1.000 gram: Rp2.568.600.000
Bagi transaksi buyback di atas Rp10.000.000, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5%. Sedangkan untuk pembelian emas Antam, dikenakan PPh 0,25% dari harga dasar.
Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa pembaruan harga terbaru secara berkala mengingat sifat harga emas Antam yang fluktuatif dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan harga emas dunia serta kondisi pasar.
Assessment Interaktif Cepat
Jawab 3 Pertanyaan & Skor Dihitung AI
Dampak bagi Investor dan Pelaku Usaha
Penurunan harga emas Antam berdampak pada nilai portofolio investor emas dan potensi kerugian bagi mereka yang membeli pada harga tinggi.
Namun, penurunan ini juga dapat menjadi peluang bagi investor baru untuk masuk ke pasar emas.
Bagi Antam sebagai BUMN, fluktuasi harga emas memengaruhi pendapatan dari penjualan emas batangan dan layanan buyback.
Sektor perdagangan logam mulia di Indonesia juga terdampak melalui perubahan volume transaksi dan margin keuntungan pedagang emas.
Di pasar global, permintaan emas di India cenderung lesu karena pembeli menunda pembelian sembari menantikan harga yang lebih rendah. Sedangkan premi harga di China tetap stabil didukung oleh kuatnya permintaan.
Sentimen pasar global masih dibayangi oleh ketidakpastian kebijakan suku bunga The Fed dan risiko geopolitik di Timur Tengah.
Hal ini sejalan dengan analisis dalam artikel 7 Strategi Emas Menaklukkan Krisis Talenta Digital Menuju Indonesia Maju 2045 yang menekankan pentingnya strategi adaptif dalam menghadapi volatilitas pasar.
Strategi Investasi Emas di Tengah Ketidakpastian
BERNAS merekomendasikan strategi investasi emas yang terukur dan berbasis data bagi masyarakat Indonesia di tengah volatilitas harga global.
Pertama, investor disarankan untuk menerapkan strategi dollar-cost averaging (DCA) guna memitigasi risiko fluktuasi harga jangka pendek.
Dengan membeli emas secara berkala dalam jumlah tetap, investor dapat merata-ratakan harga beli dan mengurangi dampak volatilitas.
Kedua, diversifikasi portofolio dengan mengombinasikan emas sebagai aset lindung nilai bersama instrumen lain yang memberikan yield. Jangan menaruh semua dana di satu instrumen saja.
Ketiga, pemanfaatan teknologi digital untuk pemantauan harga emas real-time melalui aplikasi resmi Logam Mulia dan platform investasi terpercaya.
Pantau pergerakan harga secara berkala agar bisa mengambil keputusan yang tepat.
Keempat, edukasi literasi keuangan bagi masyarakat mengenai mekanisme harga emas yang dipengaruhi faktor global seperti kebijakan The Fed, harga minyak, dan nilai tukar dolar AS.
Seperti yang dibahas dalam artikel Strategi Emas: Cara Lulusan Indonesia Kuasai Pasar Kerja Global di Era Digital 2045, pemahaman terhadap dinamika global menjadi kunci dalam mengambil keputusan investasi yang cerdas.
Kelima, pengembangan produk investasi emas digital yang lebih inklusif dan terjangkau bagi generasi muda.
BERNAS juga mendorong transparansi informasi harga dan penguatan regulasi perdagangan logam mulia untuk melindungi konsumen dari praktik yang merugikan. [STRATEGI SOLUSI]
Di tengah volatilitas harga emas yang dipengaruhi kebijakan global, pelaku usaha dan investor membutuhkan sistem yang mampu membaca data pasar secara real-time dan mengambil keputusan berbasis analisis, bukan sekadar intuisi.
BERNAS menawarkan solusi terintegrasi melalui Alchem1st (alchem1st.com) — platform transformasi AI dan data yang membantu korporasi, BPR, universitas, dan instansi pemerintahan dalam mengolah data pasar menjadi insight yang actionable.
Dengan Alchem1st, Anda dapat membangun sistem pemantauan harga otomatis, analisis sentimen pasar, dan dashboard keputusan investasi yang terukur.
Bagi yang ingin membangun bisnis digital di sektor keuangan dan perdagangan, Agenc1st (agenc1st.com) menyediakan sistem Website Cash Machine Builder yang memungkinkan Anda memiliki platform website siap-pakai bertenaga AI untuk menjangkau pelanggan secara lebih luas.
Ingin mendesain ulang karir Anda untuk standar global di era digital? Bergabunglah dengan UNMAHA - unmaha.ac.id/pmb.
Universitas Mahakarya Asia menawarkan jalur Magang Industri Dahulu dengan Kuliah Bebas Biaya SPP (SPP Rp 0), perkuliahan blended learning fleksibel Senin–Sabtu, siap kerja di era digital & AI.
📊 Survei Kilat BERNAS
Apakah Anda tertarik kuliah lagi?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
FAQ: Ringkasan Cepat
Apa inti dari Harga Emas Antam Senin Turun Rp10.000 ke Rp2.628.000 per Gram?
Harga emas batangan Antam pada perdagangan Senin, 21 September 2026, turun Rp10.000 per gram menjadi Rp2.628.000 per gram. Penurunan ini terjadi di tengah
Apakah cara ini masih relevan di tahun ini?
Ya, panduan ini telah diperbarui oleh Tim Redaksi BERNAS.id dan diverifikasi keakuratannya. Kami selalu menyajikan informasi teknologi yang *up-to-date*.




