DPRD DKI Sentil Dharma Jaya, Desak Transparansi dan Evaluasi Total BUMD

JAKARTA, BERNAS.ID – Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Wahyu Dewanto, melontarkan kritik keras kepada Perumda Dharma Jaya yang belakangan disorot publik.
Menurutnya, transparansi pengelolaan keuangan BUMD bukan hanya sekadar jargon, tetapi harus benar-benar dibuktikan kepada masyarakat.
“Saya sangat setuju soal transparansi BUMD.
Tapi jangan hanya Dharma Jaya yang dibicarakan, masih banyak lagi yang harus dipelototi.
Semua laporan keuangan harus dipublikasikan, termasuk tunjangannya juga dong, serta sistem rekrutmennya,” tegas Wahyu di Jakarta, Kamis (11/9/2025).
Baca Juga : DPRD DKI Janji Kawal Tuntutan AMPSI soal Anggaran dan Transparansi BUMD Dharma Jaya
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Bayar Setelah Kerja!
Program S1/D3 di UNMAHA dengan Income Sharing Agreement. Tanpa biaya kuliah, bayar 15% dari gaji setelah bekerja.
Daftar Sekarang — Gratis →Wahyu mengingatkan bahwa keberadaan BUMD seharusnya menjadi motor penggerak ekonomi Jakarta, bukan justru menjadi beban.
Warta Pilihan Redaksi:
Mengenal Phygital Ecosystem: Masa Depan Media & Ekonomi Kreatif“Kita minta BUMD-BUMD ini bisa menjadi faktor penggerak ekonomi daerah, sumber PAD, serta membuka lapangan kerja.
Mereka juga harus saling bersinergi, baik antar-BUMD maupun dengan OPD,” ujarnya.
Ia juga menyinggung kelemahan mendasar Pemprov DKI yang hingga kini belum memiliki BUMD di sektor energi.
“Ini PR besar. Kita butuh BUMD energi yang bisa menopang kebutuhan Jakarta di masa depan.
Semoga Pak Gubernur bisa membaca ini dan mengambil langkah konkret,” tegas Wahyu.
Desakan ini sekaligus menjadi peringatan bagi Dharma Jaya dan BUMD lain di Jakarta agar segera memperbaiki tata kelola, memperkuat transparansi, serta mengembalikan kepercayaan publik.
Baca Juga : Nur Afni: Penunjukan Dewan Pengawas BUMD Harus Berdasarkan Kinerja, Bukan Kedekatan
Sebelumnya Aliansi Mahasiswa Peduli Demokrasi (AMPSI) mendatangi Gedung DPRD Provinsi Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (4/9/2025) siang.
Dalam unjukrasa tersebut pimpinan DPRD DKI menemui perwakilan AMPSI.
Dalam pertemuan itu, AMPSI menyoroti dua isu utama yakni transparansi tunjangan anggota dewan, terutama dugaan ketidakberesan pengelolaan keuangan di sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Fokus utama diarahkan ke PD Dharma Jaya, BUMD bidang pangan yang sejak lama disebut bermasalah.
“Jangan hanya mencari keuntungan, tapi harus lebih bermanfaat bagi rakyat,” kata perwakilan AMPSI Muhammad Ikhsan, beberapa waktu lalu.
(DID)
📊 Survei Kilat BERNAS
Bidang karir impian Anda?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Dapatkan Top 100 Weekly Brief Langsung ke Email Anda
Setiap Senin pagi: ranking terbaru brand & pemimpin Indonesia, tren industri, dan content angle yang bisa langsung dieksekusi.

Program Career Accelerator UNMAHA
Akselerasi karir global Anda lewat program Teaching Factory. Kuliah S1/D3 dengan jaminan penempatan kerja.
Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Gelar BUMD Leaders Forum, Pemprov DKI Perkuat Peran BUMD sebagai Pilar Ekonomi
Film “Pesta Babi” Diputar di Asrama Mahasiswa Papua Jogja, Memunculkan Banyak Pertanyaan
Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di dk jakarta
Semantic Authority Linker
Lanjutkan Literasi Strategis Anda