PURWOREJO, BERNAS.ID– Merebaknya komunitas gay di kawasan Purworejo berakibat kasus positif HIV di komunitas tersebut kian bertambah. Kini sudah 7 pria dari kelompok itu yang dinyatakan terinfeksi.
Untuk itu, Satpol PP dan Damkar Purworejo menggandeng Dinkes Purworejo terus melakukan pelacakan untuk menjaring warga terinfeksi HIV dari komunitas gay yang termasuk kelompok risiko tinggi itu.
Sekretaris Satpol PP dan Damkar Purworejo Bambang Gatot Seno Aji mewakili Kepala Satpol PP Hariyono mengatakan, bertambahnya jumlah yang terinfeksi HIV diketahui dari tes yang dilakukan Dinkes Purworejo.
“Kami bersinergi dengan Dinkes, terus melakukan pelacakan dari apa yang sudah didapat,” katanya, Minggu (20/2/2022).
Menurutnya, jumlah pria yang menjadi bagian dari kelompok penyuka seks sejenis itu juga bertambah.
“Awalnya 21, lalu kita telusuri lagi dan bertambah menjadi 33,” ucapnya.
Baca juga: Buku Baru tentang Freddie Mercury ini Ungkapkan Rahasia Seksualitas Sang Vokalis Queen
Untuk yang 21 sudah dilakukan tes HIV dan ditemukan 5 terinfeksi,” tambahnya.
Satpol PP Purworejo lantas kemudian mengundang beberapa pria dalam lingkaran kelompok itu yang belum menjalani tes.
“Kami undang 2 ke kantor Satpol PP dan Damkar, lalu dites oleh dinkes dan hasilnya positif,” ungkapnya.
Baca Juga: Menilik Wabah Para Gay di Melbourne, Tengok 5 Penyakit Mematikan Ini Bagi Pelaku Gay
Satpol PP Purworejo menyerahkan sepenuhnya terkait penanganan warga terinfeksi kepada Dinkes Purworejo.
Menurutnya, tindakan Satpol PP Purworejo dan dinkes tidak ada kaitannya dengan orientasi seks para pasangan itu. Upaya itu dilakukan justru untuk memutus rantai penularan HIV di Kabupaten Purworejo.
“Mereka yang terinfeksi juga akan mendapat penanganan dan motivasi dari Dinkes Purworejo,” tuturnya. (den)

