Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Sampoerna Fasilitasi 300 Pelaku UMKM Binaan Terima Nomor Induk Berusaha (NIB) dari Kementerian Investasi

Oleh: Redaksi Bernas•22 Desember 2021
Sampoerna Fasilitasi 300 Pelaku UMKM Binaan Terima Nomor Induk Berusaha (NIB) dari Kementerian Investasi
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Sampoerna Fasilitasi 300 Pelaku UMKM Binaan Terima Nomor Induk Berusaha (NIB) dari Kementerian Investasi..."

🗓️ Dipublikasikan pada 22 Desember 2021.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita finansial terbaru →

JAKARTA, BERNAS.ID – Sekitar 300 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) di Jawa Barat dan Jawa Timur telah menerima Nomor Induk Berusaha (NIB), yang diberikan secara simbolis oleh Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia dalam acara Kementerian Investasi di Bandung pada 13 Desember 2021 dan di Surabaya pada 22 Desember. Acara ini turut dihadiri oleh Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Menteri BUMN Erick Thohir, serta para kepala daerah.

Para pelaku UMKM yang terdiri dari wirausahawan yang tergabung dalam Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) serta pemilik toko kelontong anggota Sampoerna Retail Community (SRC) ini antusias menerima NIB, yang tidak hanya berfungsi sebagai identitas dan legalitas, namun juga sebagai perizinan tunggal yang diharapkan dapat membantu perkembangan usaha mereka masing-masing, mulai dari kemudahan mendapatkan ijin Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Sertifikasi Jaminan Produk Halal (SJPH), hingga akses permodalan.

Baca juga: Dorong Pemberdayaan UMKM, Sampoerna Gelar SAPA untuk Indonesia

Sebelum menerima NIB, para pelaku UMKM binaan Sampoerna telah mengikuti sosialisasi dan pendampingan terkait pengurusan NIB, baik yang dilaksanakan oleh Kementerian Investasi maupun oleh Sampoerna. Pemrosesan NIB melalui Sistem Online Single Submission (OSS) Berbasis Risiko yang diluncurkan Kementerian Investasi pada Agustus 2021 telah membantu lebih banyak pelaku usaha, termasuk UMKM memperoleh kemudahan perijinan.

BACA JUGA: ihsg-turun-349-persen-ke-5098-624-saham-terkoreksi-2026-10-29" class="text-lg md:text-xl font-bold font-headline text-slate-900 hover:text-primary transition-colors leading-tight block"> IHSG Turun 3,49 Persen ke 5.098, 624 Saham Terkoreksi

Dukungan Sampoerna pada acara Kementerian Investasi di Bandung dan Surabaya ini merupakan salah satu bentuk tindak lanjut penandatanganan kerja sama yang tertuang dalam Nota Kesepahaman (MoU) tentang sinergi pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia antara Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia dengan Presiden Direktur Sampoerna Mindaugas Trumpaitis pada tanggal 30 November 2021 lalu di Karawang, Jawa Barat.

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, menyatakan apresiasinya terhadap peran aktif Sampoerna dalam pengembangan UMKM melalui sosialisasi dan pendampingan NIB.

“UMKM merupakan benteng ketahanan ekonomi nasional.

Untuk itu, negara berkomitmen terus mengembangkan daya saing UMKM. Salah satunya dengan mempermudah pengurusan NIB berbasis OSS yang dapat dilakukan melalui handphone.

Assessment Interaktif Cepat

Jawab 3 Pertanyaan & Skor Dihitung AI

Q1.Apa tujuan utama Anda terkait pendidikan & karir saat ini?

Sejak 9 Agustus sampai sekarang, 430 ribu NIB sudah dikeluarkan.

Jawa Barat menduduki angka tertinggi sebanyak 130 ribu,” kata Bahlil dalam press release, Rabu (22/12/2021).

Dengan NIB tersebut, para pelaku UMKM informal akan menjadi formal. Mereka pun kemudian dapat mengakses pembiayaan di perbankan karena telah memiliki NIB.

Siti Holidah, pelaku UMKM binaan Sampoerna di Jawa Barat, mengaku antusias mengikuti sosialisasi pembuatan NIB. Siti, yang fokus usahanya pada makanan ringan, mengatakan bahwa dirinya termotivasi mendapatkan NIB demi mengembangkan usahanya. “Dengan adanya NIB, hal ini bisa membuka akses permodalan bagi usaha saya,” ujarnya seraya mengatakan bahwa NIB juga memberikan aspek legalitas atas usahanya.

Baca juga: Sampoerna Career Suguhkan Beragam Lowongan Kerja 2021

Ruang lingkup kerja sama antara Kementerian Investasi/BKPM dengan Sampoerna mencakup diseminasi informasi perizinan berusaha bagi UMKM, dukungan terhadap fasilitas perizinan berusaha dan penyelesaian hambatan berusaha bagi UMKM, pengembangan UMKM dalam rangka peningkatan kompetensi dan daya saing, serta kerja sama lain yang disepakati oleh para pihak secara tertulis.

Direktur External Affairs Sampoerna Elvira Lianita mengatakan, kolaborasi ini merupakan dukungan Sampoerna terhadap program pemerintah terkait upaya memberikan kemudahan berusaha bagi para pelaku usaha, terutama UMKM, dalam memperoleh izin usaha.

Hal ini juga sejalan dengan komitmen Sampoerna dalam membantu pengembangan sektor UMKM di Indonesia, yang merupakan soko guru perekonomian nasional.

“Ke depannya, kami juga akan terus senantiasa berkoordinasi bersama Kementerian Investasi guna meningkatkan kapasitas UMKM binaan kami di lapangan terkait perizinan berusaha,” tutup Elvira. (den)

📊 Survei Kilat BERNAS

Berapa penghasilan bulanan ideal Anda?

Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.

FAQ: Ringkasan Cepat

Apa inti dari Sampoerna Fasilitasi 300 Pelaku UMKM Binaan Terima Nomor Induk Berusaha (NIB) dari Kementerian Investasi?

Sampoerna Fasilitasi 300 Pelaku UMKM Binaan Terima Nomor Induk Berusaha (NIB) dari Kementerian Investasi...

Apakah cara ini masih relevan di tahun ini?

Ya, panduan ini telah diperbarui oleh Tim Redaksi BERNAS.id dan diverifikasi keakuratannya. Kami selalu menyajikan informasi teknologi yang *up-to-date*.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram

Untuk Mitra & Pengiklan

Punya kabar atau rilis perusahaan?

Terbitkan siaran pers atau artikel bermerek Anda di BERNAS.id — tayang di halaman nasional, terindeks Google.

Terbitkan di BERNAS.id

“Sampoerna Fasilitasi 300 Pelaku UMKM Binaan Terima Nomor Induk Berusaha (NIB) dari Kementerian Investasi”

R
Redaksi Bernas
Click to Share
Discovery Insight

Data Transmutation:
Digital Sovereignty

Kenali produk dan layanan dalam ekosistem BERNAS.

Lihat Ekosistem

Peluang Karir & Bisnis Digital

Potensi Penghasilan (2026)
Rp 15.000.000 - Rp 25.000.000

Estimasi berdasarkan data pasar kerja & AI Bernas.

Prospek Karir
⚡ Sangat Tinggi

Permintaan tenaga kerja untuk sektor ini diprediksi tetap kuat.