HarianBernas.com – Dari mana ide yang ia peroleh? Apakah ia mencipta dan menemukan blackberry smarthphone seorang diri?
Mike Lazaridis dikenal sebagai penemu dan pencipta smartphone Blackberry. Ia lahir di Istambul, Turki pada tanggal 14 Maret 1961 dengan nama lengkap Mihalis Lazaridis.
Sejak umur 12 tahun, Mike sudah menunjukkan kepintaran, bakat, dan ketekunanya. Ia juga seseorang yang kutu buku.
Pada tahun 1979 ia memenangkan hadiah dari Perpustakaan Umum Windsor karena ia membaca semua buku sains dari koleksi perpustakaan tersebut.
Ia dibesarkan dalam lingkungan yang memungkinkan dirinya untuk mengembangkan bakat dan minat pada bidang elektronika. Pada tahun 1979, Mike mulai berkuliah di salah satu universitas di Kanada, yaitu University of Waterloo.
Meskipun ia berkuliah, namun ia tak mendapatkan gelarnya karena ia adalah seorang mahasiswa Drop Out.
Dari situlah, ia mulai merintis RIM (Research In Motion Limited).
Semasa studinya, Mike sudah mengikuti lomba tender di perusahaan raksasa otomotid General Motors dengan proyek merancang system display pengontrol jaringan computer. Ia berhasil memenangkan lomba tersebut dan mendapatkan kontak kerja senilai US$500 ribu.
Pada tahun 1999, RIM bekerjasama dengan RAM Mobile Data dan perusahaan ponsel Ericsson untuk mengembangkan sebuah perangkat data bernama Mobitex.
Perangkat tersebut berhasil diluncurkan dan mulai dipasarkan pada tahun 2000. Namun, meskipun perangkat tersebut berhasil dirilis dan dipasarkan, namun perangkat tersebut tidak dapat menguasai pasar.
Ia kemudian berkeinginan untuk menciptakan sesuatu yang diperlukan oleh orang untuk memperoleh hidup nyaman di masa depan.
Ia kemudian berhasil membuat sebuah gadget pintar yang dapat memenuhi kebutuhan pertukaran informasi dan data secara realtime.
Mike kemudian memberi nama gadget tersebut ?Blackberry?. Blackbeery pun berhasil menguasai 20,8 persen dalam pasar telepon pintar.
Hobi mengotak-atik elektronika yang dimiliki oleh Mike mengalahkan studi yang ia tempuh di University of Waterloo. Ia lebih memilih untuk fokus dengan pekerjaannya dibandingkan dengan kuliah.
Mike membuktikan bahwa ia bertanggung jawab dengan pilihhan yang telah ia putuskan hingga berhasil menemukan smartphone Blackberry.

