Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Kemensos: Transmigrasi Jadi Solusi Eks-Gafatar

Oleh: Redaksi Bernas•2 Februari 2016
Kemensos: Transmigrasi Jadi Solusi Eks-Gafatar
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"JAKARTA HarianBernas com Bagi eks anggota Gerakan Fajar Nusantara Gafatar yang tidak memiliki keluarga dan harta benda di daerah asalnya diikutkan dalam..."

🗓️ Dipublikasikan pada 2 Februari 2016.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita nasional terbaru →

JAKARTA, HarianBernas.com – Bagi eks anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang tidak memiliki keluarga dan harta benda di daerah asalnya, diikutkan dalam program transmigrasi inklusif. Hal ini diusulkan oleh Kementerian Sosial.

“Kenapa inklusif, karena mereka tidak bisa eksklusif di dalam komunitasnya saja,” kata Khofifah Indar Parawansa, Menteri Sosial di Jakarta, pada Selasa (2/2).

Pihaknya juga membuat pemetaan, sebab eks anggota Gafatar dipisah menjadi tiga kategori. Yang pertama, bagi mereka yang dianggap hilang oleh keluarganya.

Kedua, rekonsiliasi bagi mereka yang takut untuk kembali sebab khawatir tidak diterima. Dan yang ketiga adalah transmigrasi inklusif bila mereka sudah terlanjur menjual seluruh hartanya.

“Pendampingan pemerintah daerah dan tokoh agama dalam hal ini menjadi sangat penting,” tutur Khofifah.

Jumlah pengungsi eks Gafatar yang berasal dari Mempawah, Kalimantan Barat adalah 1.611 orang. Hal ini diungkapkan oleh Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).

Sedangkan sebanyak 712 orang dari Jawa Timur, 145 orang dari Jawa Tengah, 276 orang dari Yogyakarta 247 orang dari Jawa Barat, 90 orang dari Jakarta, 4 orang dari Banten, 13 orang dari Medan, 99 orang dari Riau, 2 orang dari Aceh, 4 orang dari Sumatera Barat, 4 orang dari Lampung, 2 orang dari Sulawesi Selatan, 8 orang dari Kepri, 3 orang dari Kalimantan Tengah, dan 4 orang dari Kalimantan Barat.

Sebanyak tiga kapal perang milik TNI AL dilibatkan untuk memulangkan ribuan eks Gafatar ini, yakni KRI Teluk Banten, KRI Teluk Gilimanuk 531 dan KRI Teluk Bone.

Tag:#nasional#berita

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram