Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Situasi Tak Menentu, Puluhan Hotel di Jogja Nyalakan Lampu Kamar untuk Membentuk Tanda Hati

Oleh: Redaksi Bernas•3 April 2020
Situasi Tak Menentu, Puluhan Hotel di Jogja  Nyalakan Lampu Kamar untuk Membentuk Tanda Hati
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"YOGYAKARTA BERNAS ID Puluhan hotel di Yogyakarta akan menyematkan Tanda Cinta sebagai bentuk aksi solidaritas dan kepedulian terhadasituasi yang tak menentu..."

🗓️ Dipublikasikan pada 3 April 2020.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita daerah terbaru →

YOGYAKARTA, BERNAS.ID-Puluhan hotel di Yogyakarta akan menyematkan “Tanda Cinta” sebagai bentuk aksi solidaritas dan kepedulian terhadap situasi yang tak menentu dari para penggiat dunia perhotelan Yogyakarta. Aksi ini dilakukan dengan menyalakan beberapa lampu kamar hotel atau lampu hiasan pada masing-masing hotel hingga membuat bentuk simbol hati/cinta.

Lambang cinta yang menyala merupakan simbol dan gambaran dari secercah harapan yang dilandasi semangat para hotelier yang tak pernah padam. Aksi ini diprakarsai para general manager secara sukarela dan spontanitas dengan diikuti lebih dari 58 hotel dari berbagai wilayah di Yogyakarta.

Aksi ini secara serempak dilaksanakan pada hari Sabtu, 4 April 2020 mulai pukul 19.00 hingga 21.00 WIB.

Aksi ini membawa misi sebagai simbol empati, semangat kebersamaan, dan harapan agar pariwisata Yogyakarta dapat segera kembali menapaki babak baru yang semakin gemilang.

?Jogja itu unik dan otentik, sehingga ini yang mengilhami kami sebagai salah satu komponen dunia pariwisata untuk melakukan sebuah gerakan bersama yang vokal dan positif, dengan harapan untuk mengakselerasi optimisme para pelaku dan pegiat pariwisata, utamanya dari dunia perhotelan dan menggairahkan kembali roda pariwisata Jogja.? tutur Novi Soesanto, koordinator aksi yang juga mewakili seluruh hotel di Yogyakarta.

Novi mengatakan aksi kebersamaan dan semangat untuk menguatkan seluruh pekerja hotel dalam situasi yang tak menentu saat ini, sekaligus mewujudkan kebanggan sebagai bagian dari penggerak utama roda ekonomi Yogyakarta, yaitu pariwisata. “Harapannya, geliat pariwisata Yogyakarta diharapkan akan segera tumbuh kembali, dan membawa kota ini dan seluruh warganya kembali tersenyum,” ucapnya.

?Yogyakarta sedang rehat dari hingar-bingar wisatawan, tapi dengan terangnya tanda cinta ini, kami para pelaku industri perhotelan Yogyakarta akan terus berusaha segera menjadikan kota ini dirindu kembali dan meraih canda tawa seperti sediakala,? pungkas Novi Soesanto. (jat)

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram