JAKARTA, BERNAS.ID – Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi bercerita pengalamannya menegur pegawai BUMN karena sikapnya yang tidak hormat kepada lagu kebangsaan ?Indonesia Raya? saat upacara. Fachrul menyebut pegawai BUMN itu ?sakit?.
?Tadi di awal kita bicara soal lagu kebangsaan. Saya jadi ingat, saya punya peristiwa soal itu.
Sebelumnya saya komisaris utama di salah satu BUMN. Ada suatu acara dimulai dengan menyanyikan Indonesia Rata.
Kebetulan, sebelum acara itu, saya sudah di-briefing oleh corporate secretary yang mengatakan, ?Pak, kita buka penerimaan pegawai baru.
Kita ambil 13, yang daftar 14 ribu. Di upacara itu, pada saat lagu Indonesia Raya, ada seorang anak muda yang bersikap tidak hormat kepada lagu Indonesia Raya.
dia tidak nyanyi, tapi ketawa-ketawan,?
cerita Fachrul Razi dalam seminar yang digelar alumni mahasiswa Hindu di Balairung Soesilo Soedarman, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Jakarta, Sabtu (30/11/2019).
Fachrul kemudian menanyakan sosok pegawai tersebut kepada salah satu direktur. Pada saat dipersilakan menyampaikan amanat, Fachrul menyinggung soal betapa sulitnya menjadi pegawai BUMN.
?Kebetulan di sebelah saya Direktur SDM.
Saya Tanya nama pegawai BUMN itu, dia sebut Irfan,? jelasnya.
Nah, saat menyampaikan amanat, Fachrul menyebut pegawai BUMN yang dimaksud tadi sakit. Disebut seperti itu, pegawai tersebut membantah sedang sakit.
?Tiba-tiba saya tunjuk Irfan. ?Kamu sakit. Kamu tidak pantas ada di BUMN.
Saya minta diperiksa, kalau dia tidak pantas dan keluarkan dia. Di luar sana ada 14 ribu orang yang siap masuk BUMN,? ucap Fachrul Razi menceritakan apa yang dilakukannya saat itu.
Disebut seperti itu, Irfan mencoba membela diri. ?Saya tidak sakit,? ucap Irfan. Ditanggapi seperti Fachrul Razi menyatakan kembali ucapan yang sama. ?Kamu sakit.
Karena kamu tidak menyangikan lagu Indonesia Raya,? tegas Fachrul Razi.
Mantan Wakil Panglima TNI ini menegaskan penghormatan terhadap lagu Indonesia Raya mutlak harus dilakukan mengingatkan berapa luar biasanya lagu tersebut.
?Kami tidak main-main menghormati lagu Indonesia Raya. Dulu untuk menegakkan lagu Indonesia Raya perjuangannya luar biasa sekali,? pungkasnya. (sbh)

