Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Pengidap HIV/AIDS di Sleman Lebih Banyak Laki-laki

Oleh: Redaksi Bernas•7 November 2018
Pengidap HIV/AIDS di Sleman Lebih Banyak Laki-laki
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Pengidap HIV/AIDS di Sleman Lebih Banyak Laki-laki..."

🗓️ Dipublikasikan pada 7 November 2018.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita kesehatan terbaru →

Bernas.id- Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepedulian generasi muda, khususnya pengurus dan anggota karang taruna, Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat menyelenggarakan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan HIV/AIDS.

Di acara yang diikuti 120 orang pemuda perwakilan dari 86 desa, Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Sleman yang diwakili oleh Kasubag Kesehatan Sosial dan Tenaga Kerja, Agaerul mengatakan jumlah kasus HIV/AIDS di Kabupaten Sleman terus meningkat. Penularannya pun semakin luas tanpa membedakan status sosial dan batas usia.

?Peningkatan yang sangat signifikan ini diperlukan penanggulangan secara melembaga, sistematis, komprehensif, partisipatif dan berkesinambungan,? jelasnya di Aula lantai III Kantor Setda Kabupaten Sleman, 8 November 2018.

Menurut Agaerul, sosialisasi ini diselenggarakan untuk menghilangkan stigma dan diskriminasi pada ODHA atau orang dengan HIV/AIDS. Ia meyakini saat ini masih banyak masyarakat yang belum sepenuhnya terbuka dengan orang yang terinfeksi HIV.

?Oleh karena itu, dukungan dari orang di sekitar sangat diperlukan ODHA untuk dapat menjalani kehidupan secara sehat,?ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun membeberkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, yaitu hingga bulan Desember 2016, jumlah kasus HIV secara kumulatif tercatat 868 kasus dan 352 sudah masuk pada fase AIDS.

Penderita HIV laki-laki lebih banyak daripada perempuan, yaitu 616 oran dan perempuan 227 orang.

?Pada penderita yang sudah masuk pada fase AIDS, jumlah penderita laki-laki mencapai 261 orang dan perempuan 90 orang,? jelas Muslimatun.

Ia pun berharap agar para peserta sosialisasi dapat menyebarluaskan informasi bahaya HIV/AIDS di wilayah masing-masing sehingga warga di Kabupaten Sleman memiliki pemahaman yang benar tentang HIV/AIDS.

Menurut Muslimatun, ketidaktahuan tentang HIV/AIDS sering berakibat negatif bagi ODHA. ?Para penderita AIDS, manusia biasa yang butuh empati dan dukungan moral dari lingkungan. Dengan pemahaman yang komprehensif, kita akan menjadi lebih berempati dan meringankan beban penderita HIV/AIDS,? ujarnya. (jat)

Artikel ini ditinjau ulang oleh redaksi bernas.id pada 16 Oktober 2026. Artikel ini menyoroti pola demografis pengidap HIV/AIDS yang lebih banyak pada laki-laki, sebuah isu kesehatan masyarakat yang tetap relevan untuk dipahami kapan pun.

Pembaca diajak melihat bahwa kerentanan terhadap HIV/AIDS tidak lepas dari faktor gender dan perilaku berisiko, sehingga kesadaran serta langkah pencegahan perlu terus ditingkatkan.

Informasi semacam ini berguna sebagai bahan refleksi dan edukasi, bukan sekadar berita sesaat.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram