Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Pedagang Pasar Tradisional Jogja Dilatih Jualan Online

Oleh: Redaksi Bernas•20 Oktober 2018
Pedagang Pasar Tradisional Jogja Dilatih Jualan Online
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Pedagang pasar jualan online..."

🗓️ Dipublikasikan pada 20 Oktober 2018.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita finansial terbaru →

Bernas.id – Puluhan pedagang dari sejumlah pasar tradisional di Kota Yogyakarta saat ini dilatih untuk berjualan secara online. Ini merupakan bentuk peningkatan kapasitas di samping tetap melakukan aktivitas berdagang secara tradisional di pasar.

?Ini adalah pelatihan pertama yang kami selenggarakan untuk mendukung peningkatan kapasitas pedagang pasar tradisional sehingga mereka mampu berjualan secara online,? kata Kepala Seksi Pengembangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta Dwinanto Sujatmiko, Minggu (21/10/2018).

Ia mengatakan, ada sekitar 80 pedagang yang ditargetkan mengikuti pelatihan berjualan secara online. Di antaranya pedagang yang menjual komoditas kerajinan, konveksi, kuliner hingga satwa dan tanaman hias.

?Pelatihan ini memang belum ditujukan untuk semua pedagang.

Tetapi, kami pilih pedagang yang sekiranya barang dagangan yang dijual lebih mudah dijualbelikan secara online,? jelasnya.

Misalnya, lanjut dia, pedagang dari Pasar Beringharjo yang menjual kerajinan dan berbagai produk ?fashion?, atau pedagang Pasar Prawirotaman yang menjual aneka kuliner serta pedagang di Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (Pasthy) yang menjual satwa dan tanaman hias.

Pedagang diharapkan mampu memanfaatkan berbagai aplikasi untuk mempermudah penjualan secara online misalnya aplikasi pesan antar yang dikembangkan oleh perusahaan ?start up? seperti Gojek atau Grab.

?Bisa saja, kuliner yang dijual di Pasar Prawirotaman dimasukkan dalam aplikasi pesan antar makanan sehingga konsumen tidak perlu lagi repot datang ke pasar,? sambungnya.

Di samping meningkatkan kapasitas pedagang dan memperluas pasar, ia berharap, melalui pelatihan berjualan secara online tersebut menunjukkan bahwa pasar tradisional dapat dikelola secara modern dan tidak kalah dengan toko modern. (den)

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram