Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Hebat! Semut Ini Bisa Menolong dan Mengobati Rekannya yang Terluka

Oleh: Redaksi Bernas•14 Februari 2018
Hebat! Semut Ini Bisa Menolong dan Mengobati Rekannya yang Terluka
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Semut sudah lama dikenal dengan keahliaannya dalam bekerja sama. Mulai dari membangun sarang, mencari makan, hingga berkelahi dengan hewan lain. Baru-baru ini,..."

🗓️ Dipublikasikan pada 14 Februari 2018.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita lifestyle terbaru →

Bernas.id ? Semut sudah lama dikenal dengan keahliaannya dalam bekerja sama. Mulai dari membangun sarang, mencari makan, hingga berkelahi dengan hewan lain. Baru-baru ini, tim ilmuwan menemukan satu lagi kehebatan semut dalam bergotong royong.

Mereka bisa saling mengobati ketika rekannya terluka.

Semut yang diketahui memiliki perilaku menarik tersebut adalah semut Matabele, semut asal Afrika yang ukuran masing-masingnya mencapai 2 cm. Nama semut ini sendiri diambil dari suku Matabele, suku asal Afrika yang dikenal dengan keahliannya dalam berperang.

Penggunaan nama ?Matabele? untuk semut ini bukan semata karena keduanya sama-sama berasal dari Afrika. Semut Matabele memiliki kebiasaan mengirimkan kelompok berjumlah 200 hingga 600 ekor semut untuk menyerbu sarang rayap dan menangkap penghuninya untuk dimakan.

Karena rayap memiliki kasta prajurit yang dilengkapi dengan rahang tajam, tidak jarang perburuan tersebut berujung fatal bagi para semut tadi.

Semut yang terluka tidak ditinggalkan begitu saja, melainkan dibawa ke tempat yang aman oleh rekannya supaya bisa diobati.

Hal tersebut diungkapkan oleh tim ilmuwan pimpinan Erik Frank saat melakukan penelitian di Taman Nasional Comoe, Pantai Gading. Berdasarkan pengamatan mereka, semut yang terluka akan melepaskan semacam zat kimia supaya rekannya yang masih sehat datang menolong dan membantunya kembali ke sarang semut.

Setibanya di sarang asal mereka, semut yang sehat akan menjilati semut yang terluka secara berulang-ulang. ?Kami menduga kalau mereka melakukan ini untuk membersihkan luka dan bahkan memberikan antiseptik dengan air liur mereka, untuk mengurangi resiko infeksi bakteri dan jamur,? kata Frank seperti yang dikutip oleh Gizmodo.

Sebanyak 95 persen semut yang terluka dan dibawa kembali ke sarang dilaporkan sukses bertahan hidup. Ketika mereka sudah sembuh total, mereka pun bisa kembali ikut serta dalam aktivitas perburuan berikutnya.

Sungguh sebuah wujud kekompakan yang luar biasa…

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram