Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

Terkini
NASIONAL

Aktivis Dunia Maya, Sebuah Tren ?Berjuang? di Era Milenial

Oleh: Redaksi Bernas•26 Februari 2018
Aktivis Dunia Maya, Sebuah Tren ?Berjuang? di Era Milenial
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Bernas id Teknologi terus berkembang dari zaman ke zaman Berbagai teknologi kini bermunculan sebagai sarana mempermudah pekerjaan manusia Salah satu buah dari..."

🗓️ Dipublikasikan pada 26 Februari 2018.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita lifestyle terbaru →

Bernas.id – Teknologi terus berkembang dari zaman ke zaman. Berbagai teknologi kini bermunculan sebagai sarana mempermudah pekerjaan manusia. Salah satu buah dari perkembangan teknologi adalah internet.

Di masa awal, internet memang lebih sering digunakan untuk berkomunikasi. Namun kini internet juga berkembang dengan sangat cepat.

Alih-alih sebagai media komunikasi, internet di era ini juga bisa digunakan untuk keperluan lain mulai dari berdagang hingga sebagai media berjuang.

Berjuang, sebuah kata yang memang terdengar sangat provokatif dan seakan mengajak orang untuk melakukan perjuangan.

Dahulu, orang sering mengaitkan kata berjuang dengan hal-hal yang bersifat kontak fisik atau dalam artian lain, berjuang dahulu sangat identik dengan kontak fisik dan teriakan-teriakan pendongkrak semangat.

Contoh konkrit dari berjuang di era dahulu bisa dilihat di figur para pejuang kemerdekaan seperti Bung Tomo, Jendral Sudirman atau bahkan aktivis angkatan 1998.

Namun kini, seiring dengan perkembangan teknologi, berjuang tidak harus melakukan kontak fisik dengan musuh.

Dunia maya atau internet kini menjadi lahan berjuang baru bagi kaum muda milenial.

Fenomena yang terjadi saat ini sedikit banyak memang mendorong kaum muda untuk bergerak berjuang. Banyak dari pejuang muda ini yang bergerak dari organisasi dan seringkali disebut sebagai aktivis. Dahulu, aktivis dikenal sebagai orang yang cukup lantang dalam membela keadilan dan mereka yang disebut aktivis juga sering dikaitkan dengan demonstrasi dan suara-suara lantang membela keadilan.

Kini, suara-suara tersebut tetap terdengar dan bertambah lantang dengan mereka yang juga menyuarakan keadilan lewat dunia maya atau seringkali disebut sebagai aktivis dunia maya.

Aktivis dunia maya merupakan sebuah fenomena baru dimana kini, mereka yang menyuarakan keadilan tidak hanya berteriak lantang namun juga menulis di dunia maya serta mengajak orang untuk ikut berjuang. Kebanyakan dari mereka seakan tidak terlihat sebagai aktivis di dunia nyata. Namun di dunia maya, suara mereka lantang melawan ketidakadilan dan mempengaruhi orang-orang untuk ikut berjuang.

Sisi yang paling menonjol dari aktivis dunia maya ini adalah, mereka merupakan sosok yang lihai dalam bersosial media.

Mereka sangat pandai melihat keadaan sekitar yang kemudian keadaan tersebut mereka tuliskan di sosial media.

Beberapa tulisan tersebut memang terkesan provokatif namun sebagian besar lebih menonjol ke arah kampanye sosial ke masyarakat juga kritik ke pemerintah.

Aktivis dunia maya ini juga terkadang berupaya menggerakkan masyarakat untuk berjuang bersama.

Jika diamati, aktivis ini merupakan aset bagi rakyat.

Bukan tanpa alasan, aktivis dunia maya ini tinggal bersama rakyat dan paham bagaimana kondisi rakyat sehingga mereka merasakan apa yang rakyat rasakan.

Hal tersebut kemudian berimbas pada apa yang disuarakan oleh mereka di sosial media.

Karena kedekatan mereka dengan fenomena yang terjadi di masyarakat, tulisan mereka di dunia maya cenderung lebih jujur.

Rakyat juga kemudian terbantu karena agen yang menyuarakan suara mereka semakin banyak dan suara mereka bisa didengar oleh mereka yang berkuasa.

Para aktivis dunia maya ini juga harus terus dikawal agar terus menyuarakan kebenaran. Agar mereka kemudian tidak jadi aktivis ?pesanan?. Aktivis ?pesanan? ini yang kemudian bisa membahayakan kondisi negara karena mereka bergerak bukan karena ingin membantu rakyat.

Bagi rakyat, terus teliti dan memperkaya diri akan beragam wawasan menjadi sebuah modal utama agar terus bisa mengikuti dinamika dalam sebuah negara.

Selain itu, teliti dalam menelaah sebuah informasi juga merupakan hal yang penting.

Bukan hanya untuk menghindari kesalahpahaman, juga untuk menghindari kerusakan negara dari dalam akibat perpecahan.

📊 Survei Kilat BERNAS

Berapa penghasilan bulanan ideal Anda?

Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram

“Aktivis Dunia Maya, Sebuah Tren ?Berjuang? di Era Milenial”

R
Redaksi Bernas
Click to Share

Populer di lifestyle

Semantic Authority Linker

Discovery Insight

Data Transmutation:
Digital Sovereignty

Kenali produk dan layanan dalam ekosistem BERNAS.

Lihat Ekosistem

Peluang Karir & Bisnis Digital

Potensi Penghasilan (2026)
Rp 15.000.000 - Rp 25.000.000

Estimasi berdasarkan data pasar kerja & AI Bernas.

Prospek Karir
⚡ Sangat Tinggi

Permintaan tenaga kerja untuk sektor ini diprediksi tetap kuat.