JAKARTA, Bernas.id ? Presiden Joko Widodo menyerahkan sertifikat tanah untuk masyarakat di Provinsi Sumatera Selatan pada Senin (22/1/18). Ia juga menyerahkan sertifikat tanah waqaf untuk tempat ibadah. Pria yang akrab disapa Jokowi itu menyerahkan secara simbolis kepada 12 orang perwakilan penerima.
Presiden menyerahkan 5.534 sertifikat tanah kepada warga dan 505 sertifikat tanah waqaf untuk rumah ibadah.
Jokowi menyebutkan tahun 2017 target 5 juta sertifikat sudah tercapai dan tahun 2018 ditargetkan mencapai tujuh juta sertifikat dan tahun 2019 sebanyak 9 juta sertifikat.
“Setiap kali kunjungan ke daerah selalu ada keluhan sengketa lahan di semua lokasi, karena ada 87 juta lahan yang belum bersertifikat, nanti 2025 harus selesai semua,” tegas Jokowi di Palembang Sport and Convention Center (PSCC).
Presiden pun terus mengejar agar sertifikat tanah yang selama ini dikeluhkan warga bisa segera teratasi. Gara-gara tak memiliki sertifikat tanah, warga bisa kehilangan hak atas tanahnya. Selain itu, kerap terjadi sengketa lahan.
Ia pun mengingatkan menteri terkait untuk menepati janjinya. Dengan demikian, jajaran Kementerian ATR/BPN harus bekerja keras.
“Kalau target nggak ketemu, hati hati, saya sudah janjian dengan Pak Menteri, bisa tidak menjadi menteri lagi, kerja memang harus seperti itu,” katanya.
Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil mengungkapkan tahun 2017 target sertifikasi tanah di Sumatera Selatan mencapai 230.000 bidang tanah. Pihaknya mengupayakan agar target tahun ini sama seperti tahun lalu.

