Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Jangan Menjadi Pengajar yang Monoton! Jadilah Pengajar yang Asyik dan Menarik

Oleh: Redaksi Bernas•10 Januari 2018
Jangan Menjadi Pengajar yang Monoton! Jadilah Pengajar yang Asyik dan Menarik
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Bernas id Pengajar adalah salah satu faktor penting berjalannya suatu kegiatan belajar mengajar Pengajar bisa dibagi ke dalam berbagai kelompok seperti guru..."

🗓️ Dipublikasikan pada 10 Januari 2018.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita pendidikan terbaru →

Bernas.id – Pengajar adalah salah satu faktor penting berjalannya suatu kegiatan belajar mengajar. Pengajar bisa dibagi ke dalam berbagai kelompok seperti guru digunakan dalam jenjang siswa dan dosen lebih cocok digunakan dalam jenjang mahasiswa. Namun keduanya termasuk pengajar, orang yang mengajar.

Pengajar merupakan profesi yang sangat menyenangkan.

Karena setiap hari berhadapan dengan berbagai karakter mahasiswa yang tercakup dalam anak didik.

Dan profesi ini memungkinkan mempunyai banyak pengetahuan dan wawasan berfungsi untuk menjawab setiap pertanyaan yang dilontarkan oleh anak didik.

Hari ini banyak para pengajar maupun yang tidak berprofesi pengajar yang mengikuti seminar atau pelatihan hypno-teaching. Hal ini disebabkan bahwa tantangan sebagai pengajar lebih besar lagi.

Sebagai pengajar harus bisa menciptakan suasana yang nyaman bagi para anak didiknya sehingga mereka asyik ketika belajar. Di sini ada beberapa tips yang membuat kita menjadi pengajar yang asyik dan menarik.

1.Gunakan Kalimat yang Positif dan Memuji

Seorang pengajar harus bisa memberikan suntikan-suntikan positif bagi anak didiknya baik melalui tindakan maupun ucapan. Ketika menghadapi anak didik gunakanlah kalimat positif dan memuji agar anak didik merasa nyaman dan senang.

Namun ketika menggunakan pujian, jangan berlebihan. Pujian digunakan sebagai alat yang dapat mengembangkan diri mereka. 

2. Jadilah Teladan

Seorang pengajar harus menunjukkan sikap atau tindakan yang dapat diteladani oleh anak didiknya agar apa yang pengajar ucapkan konsisten dengan tindakannya.

3.

Gunakan Ice Breaking

Ice breaking adalah salah satu permainan yang sering digunakan para pengajar untuk membuat suasana kelas tidak boring dan monoton. Fokus manusia hanya bertahan 30 menit, maka untuk meningkatkan kembali fokusnya. Gunakanlah hal-hal yang dapat membangkitkan semangatnya.

4.

Pandanglah Bahwa Setiap Anak Didik Itu Sama

Jangan pernah melakukan tindakan diskriminasi ketika kegiatan belajar berlangsung. Tetap perlakukan setiap anak didik itu sama tidak dikecualikan agar tidak menimbulkan rasa iri di setiap anak didik dan mengganggu proses belajar berlangsung. 

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram