Bernas.id ? Siapa yang sering mengabaikan Pekerjaan Rumah (PR)? Kadang namanya saja yang pekerjaan rumah, tapi ujung-ujungnya dikerjakan di sekolah.
Padahal tujuan guru memberikan PR itu salah satunya adalah untuk mengisi ulang baterai.
Ibarat handphone yang butuh dicharge agar bisa dimanfaatkan setiap hari, PR juga dapat merecharge kembali ingatan siswa terhadap pelajaran yang didapatkan di sekolah.
Dalam buku ?Teach Like Findland? karya Timothy D. Walker memaparkan tentang tidak adanya pekerjaan rumah di Finlandia adalah mitos populer yang berulang kali disampaikan di internet dan media lainnya.
Menurutnya, guru-guru Finlandia sebenarnnya bersikap wajar mengenai jumlah pekerjaan rumah yang mereka berikan untuk siswa mereka karena tidak ingin membebani anak-anak dengan tambahan pekerjaan sekolah.
Mereka sadar akan pentingnya waktu luang, sehingga para pendidik di Finlandia sering menugaskan pekerjaan rumah relatif sedikit yang dapat diselesaikan dalam jangka waktu beberapa hari.
Tugas-tugas tersebut biasanya mudah, sehingga siswa bisa mengerjakan mandiri tanpa bantuan orang dewasa.
Jika selama ini para guru sering berpikir panjang untuk memberikan PR kepada siswa karena terpengaruh dengan mitos populer dari internet tentang tidak adanya PR di Finlandia, mulai sekarang berpikirlah untuk memberikan PR yang tepat untuk para siswa.
Dengan ketentuan jumlah yang sedikit dan mudah, sehingga siswa tidak terbebani.
Yuk, kita simak manfaat PR bagi para pelajar:
- Sebagai motivasi untuk mengisi ulang baterai agar materi yang didapatkan di sekolah tidak menguap begitu saja.
- Sebagai indikator untuk mengecek sejauh mana materi pelajaran dikuasai atau tidak.
- Sebagai sarana agar para siswa bisa mengatur waktu, sehingga waktu luang tidak terbuang percuma.
- Sebagai wadah untuk mengembangkan kemampuan siswa, sehingga siswa tidak hanya terpaku pada materi pelajaran yang didapat di sekolah saja, tapi bisa mengeksplor lagi agar pemahaman terhadap materi lebih mendalam.
Jadi, masih malas mengerjakan PR? Pertimbangkan baik-baik agar tidak menyesal dikemudian hari.
Semoga para pelajar tetap semangat dalam mengerjakan PR yang diberikan guru.

