Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Viral, Video Ustadz ?Bachtiar Nasir Minum Air Kencing Unta

Oleh: Redaksi Bernas•5 Januari 2018
Viral, Video Ustadz ?Bachtiar Nasir Minum Air Kencing Unta
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Saat berkunjung ke Arab Saudi beberapa hari lalu Ustadz Bachtiar Nasir memperlihatkan aksi yang bagi kebanyakan orang mungkin menjijikkan. Ketua Gerakan Nasiona..."

🗓️ Dipublikasikan pada 5 Januari 2018.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita kesehatan terbaru →

Bernas.id ? Saat berkunjung ke Arab Saudi beberapa hari lalu Ustadz Bachtiar Nasir memperlihatkan aksi yang bagi kebanyakan orang mungkin menjijikkan. Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) itu minum air kencing unta dan mengajak umat Muslim untuk tidak sungkan meminum air kencing unta jika mampir ke Mekah atau Madinah.

Video Bachtiar tengah meminum air kencing unta viral di berbagai media sosial.

Saat meminum urine tersebut, Bachtiar mencampurnya dengan susu unta. Menurutnya, air kencing unta berkhasiat membunuh sel-sel kanker.

Bachtiar mengatakan, air kencing unta halal untuk dikonsumsi, merujuk beberapa hadis atau sabda Nabi Muhammad SAW.

Dia menyebut Hadis Riwayat Ahmad nomor 2545 yang berbunyi, ?Sesungguhnya dalam air kencing unta dan susunya mengandung obat bagi penyakit di dalam perut mereka.?

Bachtiar juga mengutip Hadis Riwayat Ibnu Majah nomor 2568 serta Hadis Riwayat Bukhari nomor 2795 untuk menjelaskan air kencing unta halal untuk dikonsumsi dan baik bagi kesehatan.

?Hadis-hadis seputar khasiat ini sudah jelas. Dalam riwayat-riwayat yang sahih dan tidak lagi diperdebatkan,? kata Bachtiar.

Baca juga Pria Arab Dihukum 1000 Cambukan Karena Lakukan Oral Sex pada Kelamin Unta

?Mengandung zat obat di situ.

Kalau dibilang halal, ya halal dalam pengertian untuk pengobatan,? sambung dia.

Berdasarkan pengalamannya, air kencing unta tidak berbau. Hal itu terjadi karena menurutnya, unta ditakdirkan memakan makanan yang baik. Berbeda dengan air kencing hewan pada umumnya.

Meski demikian, dia tidak menganjurkan air kencing unta dijadikan minuman rutin yang dikonsumsi sehari-hari.

Menurutnya, tidak ada anjuran untuk melakukan hal itu walaupun dia sendiri tidak mengetahui dampak buruknya.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2015 silam pernah memberikan peringatan mengenai bahaya minum urine unta. Hal ini terkait penyebaran sindrom pernapasan Timur Tengah (MERS) yang kian meluas hingga Korea Selatan.

WHO curiga virus ini benar-benar menyebar ke manusia dari hewan menyusul laporan seorang pria yang terkena strain MERS karena memiliki unta dan sapi. Teori ini semakin memperkuat dugaan penyebaran virus dan bahaya unta.

Ditambah lagi, para pasien yang terkena virus cenderung memiliki penyakit kronis bawaan.

“Penderita diabetes, gagal ginjal dan penyakit paru-paru kronis berisiko tinggi terjangkit MERS. Jaga kebersihan umum seperti menghindari kontak dekat dengan hewan, terutama unta, dan cuci tangan setelah melakukan kontak dengan hewan. Ini harus dipatuhi,” tulis keterangan WHO.

WHO menambahkan, praktek kebersihan makanan juga harus diperhatikan. “Hindari minum susu mentah unta atau kencing unta, atau makan daging yang belum dimasak dengan benar.”

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram