JAKARTA, Bernas.id – Keputusan Giring Nidji untuk terjun ke dunia politik sudah bulat. Ia meninggalkan band Nidji yang telah membesarkan namanya yang sudah berjalan 15 tahun. Keputusan pria bernama lengkap Giring Ganesha pun tidak disambut mulus.
Ada saja rintangan yang harus dilalui seperti keluarga dan orang lain.
Seperti dikutip Go Spot RCTI, Kamis (4/1/2017), vokalis band Nidji ini mengaku sempat diancam akan dibunuh lantaran terlalu vokal mendiskusikan isu-isu sosial politik. Ini sampai mengkhawatirkan sang istri, Cynthia Riza yang kerap menangis sejak satu setengah tahun yang lalu, tepatnya selama Giring mempertimbangkan untuk terjun ke dunia politik.
?Saya itu sempet diancam mau dibunuh karena terlalu vokal. Di sosial media, di video saya, di Giring Nalar, mereka yang enggak terima sama pendapat saya yang ?Gue bunuh lu? sampe istri saya yang ?Udah lah kamu sewa bodyguard?,? katanya.
Diketahui, alasan Giring berpolitik adalah panggilan hati seusai melihat keadaan masyarakat di berbagai tempat di Indonesia.
Namun alih-alih gentar, pria 34 tahun ini merasa hal tersebut sudah jadi risikonya sendiri.
Ia pun mempersiapkan diri menghadapi harapan dan ekspektasi masyarakat yang tentunya akan jauh berbeda, seperti benar tidaknya tindakannya di mata masyarakat.
?Yang jelas kalau di hiburan, lo dipuja dan dielu-elukan. Tapi di dunia politik, habis lah lu bos, dihujat, dijelek-jelekkin.
Mau lo udah kerja bener juga pasti dihujat, dijelek-jelekkin. Yang paling harus sabar itu istri saya. Keluarga saya sih,? ungkapnya.

