Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Kemenpar Data Wisman Tiongkok Semakin Sering ke Bali

Oleh: Redaksi Bernas•23 Desember 2017
Kemenpar Data Wisman Tiongkok Semakin Sering ke Bali
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mencatat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) asal Tiongkok semakin sering berlibur ke Bali...."

🗓️ Dipublikasikan pada 23 Desember 2017.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita nasional terbaru →

JAKARTA, Bernas.id – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mencatat, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) asal Tiongkok semakin sering berlibur ke Bali.

Pada periode high season ini, ada 267 pax yang terjual dari Tiongkok ke Bali. Setelahnya, ada 800 pax yang masuk dalam line up antrean wisata ke Bali.

?Pada 25 Desember nanti ada 267 pax dari Tiongkok. Dan bertambah lagi pada tanggal 14-15 Januari sebanyak 800 pax group dari Shanghai ke Denpasar,? ujar Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara, I Gde Pitana yang didampingi Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Pasifik Vinsensius Jemadu di Jakarta, Minggu (24/12).

Kemenpar juga menilai, kehadiran wisman asal Tiongkok itu membuktikan bahwa kondisi Bali sangat aman untuk dikunjungi.

Apalagi media terkemuka Tiongkok, XinHua, tidak henti-hentinya memberitakan pesona wisata Bali. Dari alam, budaya, kuliner, bahari, semua sudah diulas habis oleh XinHua.

Hal itu belum termasuk publikasi seputar kunjungan Presiden Jokowi ke Kuta, Bali. Juga rapat antara Presiden Jokowi dengan para menterinya di Bali.

Kesan yang ditangkap masyarakat Tiongkok, Bali sudah normal dan aman untuk dikunjungi.

?Mereka sudah yakin dengan kondisi di Bali. Silakan cek, Januari 2018 ada 800 pax yang terjual. Mereka akan menggelar MICE (Meeting, Incentive, Conference and Exhibition) di Denpasar.

Setelahnya mereka akan liburan,? ujar Vinsensius.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram