Bernas.id –
“Sisihkan bukan Sisakan“.
Kata yang sederhana yang bila diterapkan di kehidupan sehari-hari akan menghasilkan keajaiban finansial yang menakjubkan.
Di dalam masyarakat sering kita jumpai keluhan, “Baru gajian uang sudah habis”, ” Katanya Gaji tujuh juta, baru tujuh hari sudah koma”. Bahkan ada anekdot “Gaji diibaratkan Menstruasi, datang tiap bulan tapi seminggu sudah berhenti“. Kalau seperti ini apa yang sering terjadi? Tentunya untuk menyambung kelangsungan hidup mereka meminjam uang sana-sini, menggesek kartu kredit.
Yang pada akhirnya didalam kehidupan rumah tangga sering bertengkar, saling menyalahkan satu sama lain.
Begitu juga di kantor, atau tempat kerja, dalam melakukan pekerjaan tidak maksimal karena pikirannya tidak fokus.
Dan siklus ini berulang terus dan situasinya bisa menjadi lebih parah.
Sebenarnya hal di atas bisa diatasi dengan cara menyisihkan langsung di awal gajian pada pos-pos anggaran yang telah dibuat sebelumnya.
Bila tidak disisihkan di awal, uang seberapa pun akan habis untuk sesuatu yang bukan kebutuhan, tapi dipakai untuk kesenangan atau keinginan semata.
Contoh yang nyata, ibu-ibu apabila bepergian ke mal melihat baju atau barang ada diskon 70%, langsung membeli tanpa berpikir baju atau barang tadi benar-benar dibutuhkan apa tidak. Kebanyakan barang atau baju tadi tidak dipakai, karena yang masih ada masih dalam kondisi bagus dan tidak kekecilan atau kebesaran. Padahal uang yang dibelanjakan tadi uang dapur atau bahkan uang yang harusnya ditabung untuk dana pendidikan anak atau dana pensiun.
Dan kebanyakan masyarakat kita masih berpikir “menabung nanti saja kalau ada sisa“, dan sebetulnya tanpa sadar sampai kapan pun tidak akan ada sisa bila tidak disisihkan di awal.
Langkah yang perlu dilakukan adalah:
1. Membuat Anggaran Keuangan Keluarga, misalnya:
- Minimum 10% untuk amal.
- Minimum 10% untuk asuransi.
- Minimum 10% untuk investasi.
- Maksimum 30% untuk hutang.
- Maksimum 40% untuk konsumsi.
2. Membuka beberapa rekening, atau dompet, atau amplop terpisah untuk menyisihkan masing-masing kebutuhan sesuai anggaran.
3.
Disiplin dan konsisten dalam menerapkan perencanaan yang dibuat.
Bila langkah-langkah itu diterapkan akan berdampak pada keajaiban finansial yang menakjubkan dan akan membawa kesejahteraan dan kebahagiaan keluarga. Jadi selalu diingat mantra setiap bulan ketika menerima gaji, yaitu Sisihkan bukan Sisakan!
Selamat mencoba!

