Bernas.id-Indonesia. Selamat Hari Guru! Tanggal 25 kemarin diperingati bersama sebagai hari guru nasional.
Tema peringatan hari guru nasional tahun 2017 ini adalah ?Membangun Pendidikan Karakter melalui Keteladanan Guru?.
Tema yang berkaitan dengan peraturan presiden nomor 87 tahun 2017 tentang penguatan pendidikan karakter.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhajjir Effendy, dalam pidato resminya pagi kemarin menyatakan semakin mendesaknya penerapan kepentingan karakter untuk anak usia sekolah dalam setidaknya sepuluh sampai dua puluh lima tahun mendatang. Perubahan yang tak terduga di masa mendatang wajib diantisipasi mulai saat ini dengan memperkokoh jiwa pancasila untuk seluruh rakyat Indonesia.
Dengan begitu, generasi yang akan datang mampu bertahan di tengah arus yang tak menentu. Mewujudkan hal ini bukanlah pekara sederhana, guru dirasa memiliki kompetensi moral yang sesuai dengan tujuan negara.
Peringatan hari Guru nasional dijadikan sebagai titik balik pentingnya peranan guru dalam mencetak generasi emas di masa yang akan datang. Walaupun memang, guru bukanlah satu-satunya pengemban tanggung jawab utama dalam kaitan membangun karakter bangsa, tetapi guru adalah jalan paling efektif memperbaiki moral dan karakter.
Setidaknya, ranah pendidikan sebagai satuan belajar masih mampu digapai oleh guru.
Tanggung jawab yang besar ini sepatutnya mampu meningkatkan kinerja guru, juga serta merta memperkaiki taraf hidup keluarga guru. Banyaknya masalah berkaitan dengan kesejahteraan guru masih menjadi PR kontinyu pemerintah. Namun begitu, pemerintah sendiri tidak serta merta angkat tangan.
Dengan berbagai upaya yang diimplementasikan dalam kebijakan-kebijakan turut membantu guru Indonesia lebih sejahtera.

