Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Jangan Ragu Jadi Guru. Ini 3 Kebaikan yang akan Tetap Mengiringimu Hingga Mati

Oleh: Redaksi Bernas•25 November 2017
Jangan Ragu Jadi Guru. Ini 3 Kebaikan yang akan Tetap Mengiringimu Hingga Mati
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Bernas id Dalam rangka memperingati hari guru banyak ucapan yang ditujukan pada para pencerdas kehidupan bangsa itu Mulai dari ucapan selamat atas hari jadinya..."

🗓️ Dipublikasikan pada 25 November 2017.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita nasional terbaru →

Bernas.id ? Dalam rangka memperingati hari guru, banyak ucapan yang ditujukan pada para pencerdas kehidupan bangsa itu. Mulai dari ucapan selamat atas hari jadinya hingga ucapan terima kasih atas baktinya.

Sesungguhnya, ada ucapan selamat yang teramat istimewa bagi mereka. Apalagi kalau bukan ucapan selamat atas ?bekal mati? yang tak terkira nilainya. Kok bisa?

Mari kita bahas perlahan.   

Rasulullah saw bersabda,

?Jika anak Adam (manusia) meninggal dunia, maka terputuslah semua (pahala) amal perbuatannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak sholih yang mendoakannya? (H.R. Muslim).

Hadis tersebut tentu sudah sangat familier. Namun, bagaimana bila hadis tersebut dikaitkan dengan peran guru sebagai penebar ilmu pengetahuan?

Berikut ulasan dari ketiga perkara di atas bagi seorang guru.

 

1. Sedekah jariyah

Sedekah adalah pemberian secara sukarela tanpa mengharap balasan dari penerimanya. Ada pun yang dimaksud dengan sedekah jariyah adalah sedekah yang manfaatnya dirasakan berkelanjutan.

Demikianlah guru dalam memainkan perannya. Tak terhitung waktu, tenaga, dan pikiran yang diwakafkannya untuk mencerdaskan anak bangsa. Selain itu, guru juga berperan membangun karakter anak-anak didiknya.

Juga mengenalkan dan membiasakan nilai-nilai kebaikan kepada mereka.

 

2. Ilmu yang bermanfaat

Tidak diragukan lagi, guru adalah profesi yang kental dengan penyampaian ilmu yang bermanfaat. Bukan hal asing bila guru dengan kesederhanaannya mencetak pembesar bahkan kepala negara.

Banyak orang yang terinspirasi dari sosok gurunya meski telah lama tak bersua. Ilmu yang disampaikan tetap membekas walau puluhan tahun telah berlalu.

Tidak bisa dimungkiri bahwa di balik kesuksesan setiap orang selalu ada peran penting guru.

 

3.

Doa anak shaleh

Bila dipahami dengan baik, doa anak shaleh bukan hanya milik mereka yang mempunyai anak. Kata ?waladun? yang ada di dalam teks hadits tersebut berarti anak (siapa saja). Berbeda halnya bila kata yang digunakan adalah ?ibnun? yang maknanya adalah anak kandung.

Maka hadis ini menjadi angin segar bagi seorang guru meski ia ditakdirkan tidak bisa memiliki anak.

 

Demikianlah 3 perkara yang pahalanya akan tetap mengalir meski seseorang telah meninggal dunia. Seorang guru bisa mendapatkan ketiga kebaikan tersebut lewat profesinya sebagai pendidik.

Lantas bagaimana denganmu yang bukan seorang guru? Kau bisa mengajar di mana saja.

Dengan bantuan teknologi yang semakin canggih saat ini, kau bisa berbagi ilmu dari mana saja. Tanpa tatap muka sekalipun. Bahkan meski kau dan muridmu tidak saling kenal sama sekali.

Akhirnya, kau pun berhak atas ketiga kebaikan tersebut sepeninggalmu nanti. Wallahu a?lam.

Selamat hari guru untuk siapa saja yang mengabdikan diri berbagi ilmu. Jadilah sebaik-baik guru yang pantas digugu dan ditiru.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram