Bernas.id – Hari pohon internasional jatuh setiap tanggal 21 November. Tepatnya kemarin, kita merayakan hari tersebut. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap pohon agar lingkungan semakin lestari.
Selain itu, hal ini juga bertujuan agar manusia ingat tentang betapa besarnya manfaat pohon bagi kehidupan kita sehari-hari. Pohon memiliki banyak sekali manfaat bagi kehidupan manusia. Beberapa di antaranya adalah :
1.
Meminimalisir terjadinya banjir
Musim hujan seringkali menyebabkan banjir di beberapa daerah di Indonesia. Tahu nggak sih, kalau banjir itu, sebenarnya terjadi karena kecerobohan dan keserakahan manusia? Ceroboh karena suka membuang sampah sembarangan ke kali.
Serakah karena suka menebang pohon sembarangan demi kepentingan pribadi. Salah satu fungsi pohon adalah untuk menampung air hujan.
Nah, jika pohon-pohon ini banyak di tebang manusia, lalu siapa yang akan menampung air hujan yang jumlahnya banyak sekali?
Tentu air hujan tersebut akan mengalir ke kali dan memenuhi kapasitas sehingga terjadilah banjir yang tidak kita inginkan.
Jika kita tidak menginginkan banjir terjadi, marilah kita bersama-sama membuat gerakan untuk menanam pohon.
Selain itu, marilah menahan diri untuk tidak menebang pohon serta tidak membuang sampah ke kali agar banjir tidak lagi terjadi di Indonsia kita tercinta ini.
2.
Sumber kehidupan
Bisa dikatakan bahwa pohon adalah sumber kehidupan utama manusia. Alasannya karena pohon mampu menghasilkan oksigen yang dihirup oleh manusia setiap hari. Tanpa oksigen, kita akan mati.
Itulah sebabnya mengapa harga oksigen di rumah sakit sangat mahal. Nah, bayangkan bagaimana jika pohon meminta kita untuk membayar setiap oksigen yang ia hasilkan?
Berapa rupiah uang yang habis kita keluarkan hanya untuk membayar oksigen dari pohon?
Bersyukurlah karena pohon tidak melakukan hal yang setega itu. Lalu, mengapa masih saja ada manusia yang tega menebang pohon sembarangan hanya untuk memperkaya diri sendiri, apakah mereka tidak berpikir?
3. Membersihkan udara yang tercemar
Banyaknya kendaraan bermotor di Indonesia, terutama di kota-kota besar membuat udaranya tercemar dan tidak lagi sehat untuk dihirup.
Coba bandingkan, bagaimana perbedaan segarnya udara di desa dan di kota. Tentu akan sangat jauh berbeda. Udara di desa pastinya sangat sejuk karena masih asri dan masih banyak pohon-pohon di sana.
Jauh sangat berbeda bila dengan kota yang memiliki pohon lebih sedikit.
Udara di kota terasa lebih panas dan penat karena pohon-pohonnya lebih sedikit dibandingkan jumlah manusianya. Padahal pohon mampu memberikan keteduhan bagi kita.
Janganlah menjadi manusia yang tamak, menebang pohon dan membakar hutan sesuka hatinya demi keuntungan semata.
Di hari pohon internasional kemarin dan seterusnya, marilah kita sama-sama menghargai jasa pohon yang telah berbaik hati kepada kita dengan menanam pohon apa saja.
Jika tidak ada lahan untuk menanam pohon, setidaknya janganlah menebang pohon sembarangan. Ingatlah selalu bahwa pohon adalah sumber kehidupan manusia.

