CALIFORNIA, HarianBernas.com – Siapa yang tak kenal dengan produk “Apple” ? Steven Paul Jobs atau lebih dikenal dengan sebutan Steve Jobs ialah founder dari produk Apple ini. Dirinya lahir di San Francisco, California, Amerika Serikat, 24 Februari1955. Ia terlahir dari keluarga yang kurang mampu, Ayahnya bernama Abdulfattah Jandali, seorang muslim dari Siria & ibunya Joanne Schieble warga asli Amerika.
Tahun 1976, bersama rekannya Steve Wozniak, Jobs yang baru berusia 21 tahun mulai mendirikan Apple Computer.Co di garasi milik keluarganya.
Dengan susah payah mengumpulkan bekal yg diperoleh dengan menjual barang mereka yg paling berharga, usaha itu pun dimulai.
Komputer perdana mereka, Apple 1 sukses mereka jual sebanyak 50 unit pada satu buah toko lokal.
Baca juga: Inilah 7 Daftar Aplikasi Investasi Resmi Versi OJK
Dalam beberapa tahun, usaha mereka cukup berkembang pesat sehingga 1983, Jobs menggaet John Sculley dari Pepsi Cola untuk memimpin perusahaan itu. Sejauh itu, Apple Computer menuai keberhasilan dan semakin menancapkan pengaruhnya dalam industri komputer lebih-lebih dengan diluncurkannya Macintosh.
Tapi malangnya pada tahun 1985 sesudah konflik dengan Sculley, perusahaan memutuskan memberhentikan pendiri mereka, yaitu Steve Jobs sendiri.
Apa yang beliau lakukan setelahnya?
Beliau menjual saham-saham miliknya. Mengalami kesedihan luar biasa, Jobs tidak sedikit menghabiskan waktu dengan bersepeda & berpergian ke Eropa. Tapi tak lama setelahnya, pemecatan itu rupanya justru membawa semangat baru bagi dia.
Ia pun memulai usaha baru yakni suatu perusahaan computer NeXT & perusahaan animasi Pixar.
NeXT yang sebenarnya sangat maju dalam faktor teknologinya ternyata tak membawa hasil yang baik secara komersil.
Akan tetapi, Pixar merupakan suatu kisah sukses lain berkat usahanya.
Lewat Pixar, Jobs mengambil trend baru dalam dunia film animasi seiring dengan diluncurkannya film produksinya yang berjudul Toy Story, selanjutnya Finding Nemo dan The Incredibles.
Baca juga: Inilah Jam Buka Bursa Saham di Indonesia 2021
Sepeninggal Jobs dari Apple, Dominasi IBM dan Microsoft semakin kuat, sehingga Apple kalah bersaing dan nyaris terpuruk. Tahun 1997, Jobs dipanggil kembali untuk mengisi posisi leader sementara. Dengan mengaplikasi teknologi yang di desain di NeXT, kali ini Apple kembali bangkit dengan beraneka ragam produk berteknologi maju seperti MacOS X, IMac & salah satu yg fenomenal ialah iPod.
Kisah sukses Steve Jobs mengajarkan pada kita bahwa tak ada keberhasilan instan yang dapat di raih.
Penolakan dan kegagalan amat sering terjadi dalam perjalanan hidup kita, namun janganlah biarkan semua itu membuat kita berakhir. Masihlah terus berjuang dan buktikan kamu mampu melebihinya.
Baca juga: Memahami Investasi Reksadana Saham , Keuntungan, dan Risikonya

