Bernas.id ? Peristiwa misterius tengah terjadi di Zimbabwe. Militer Zimbabwe diberitakan menduduki ibukota Harare pada hari Rabu (15/11/2017) waktu setempat. Menurut juru bicara militer, peristiwa ini bukanlah kudeta dan mereka mengincar orang-orang yang dekat dengan Presiden Robert Mugabe.
Namun pernyataan berbeda disampaikan oleh akun Twitter yang diklaim sebagai akun Twitter milik ZANU-PF, partai asal Mugabe.
Menurut akun tersebut, Mugabe sudah ditangkap oleh militer. Mugabe sendiri diketahui sejauh ini belum muncul ke hadapan publik sejak peristiwa ini dimulai.
Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma secara terpisah menyatakan kalau dirinya sempat menghubungi Mugabe lewat telepon. Menurut Zuma, Mugabe sedang berada di kediamannya dan berada dalam kondisi baik-baik saja.
Namun Mugabe tengah terkurung di rumahnya sendiri.
Menurut koresponden BBC, peristiwa ini mungkin merupakan langkah awal untuk menggani Mugabe dengan Emmerson Mnangagwa. Mnangagwa adalah bekas deputi Mugabe yang dipecat pada pekan lalu. Ditendangnya Mnangagwa diperkirakan merupakan bagian dari manuver supaya istri Mugabe, Grace Mugabe, memiliki peluang lebih besar untuk menggantikan suaminya sebagai presiden.
Militer Zimbabwe juga dispekulasikan sengaja tidak menggunakan istilah kudeta untuk menghindari tanggapan negatif dari dunia internasional.
Menurut Alex Magaisa yang dulunya pernah bekerja sebagai penasihat untuk partai oposisi Zimbabwe, sekarang pemegang kendali atas Zimbabwe adalah militer dan Mugabe tidak lagi memiliki wewenang kendati masih berstatus sebagai presiden.
Mugabe sudah menjadi presiden Zimbabwe sejak tahun 1980. Di bawah pemerintahan Mugabe, perekonomian Zimbabwe berangsur-angsur mengalami kemerosotan dan inflasi parah. Namun sosok berusia 93 tahun tersebut bersikeras menolak untuk mundur dan berencana maju kembali dalam pemilu mendatang.

