Bernas.id – Berkembangnya media sosial di dalam kehidupan sehari-hari menimbulkan berbagai macam konflik baru. Baik yang positif maupun yang negatif. Sisi positif media sosial salah satunya adalah memudahkan kita berinteraksi antara satu dengan yang lain meski terhalang jarak yang sangat jauh sekalipun.
Selain itu media sosial juga dapat menimbulkan hal negatif.
Seperti maraknya pertumbuhan haters yang dengan leluasa berkomentar pedas di media sosial tanpa memikirkan sakit hati bagi pembacanya.
Banyak orang saat ini yang tidak pernah berfikir sebelum berbicara.
Tidak pernah berfikir apakah hal yang dia lontarkan menyinggung hati orang lain atau tidak.
Jangankan kita yang bukan siapa-siapa, presiden kepala negara saja tak luput dari cacian dan komentar pedas para haters. Kita memang tidak bisa menghindari hal buruk ini, tapi kita bisa mengatasinya dengan melakukan beberapa hal ini :
1. Tutup Mata
Bila kita melihat sesuatu yang menyakitkan hati.
Maka segeralah menutup mata. Waktu yang kita gunakan untuk membaca dan melihat komentar-komentar pedas itu akan terbuang begitu saja.
Alangkah baiknya bila kita mengabaikannya dengan menutup mata dan mengalihkan pandangan kita ke sesuatu yang lebih positif lagi.
2.
Tutup Telinga
Kita hidup bukan untuk mendengar semua apa kata orang. Sebab omongan orang tak akan ada habisnya bila di dengar terus menerus. Terkadang kita memang harus menutup telinga agar hati kita tak teriris oleh krtikan pedis yang dilontarkan oleh para haters.
Tutuplah telinga bila apa yang kita dengarkan sudah benar-benar menyakiti hati, dan jauhilah orang-orang yang suka berkomentar pedas tersebut.
3. Tutup Mulut
Mulutmu adalah harimaumu, jika kita tidak mampu menutup mulut orang lain untuk tidak berkomentar pedas, kita bisa menutup mulut kita untuk tidak membalas komentar pedas mereka. Mulut yang kita gunakan untuk berkata-kata buruk suatu saat akan diminta pertanggung jawabannya di akhirat.
Daripada kita berujar yang buruk karena terpancing emosi, lebih baik kita gunakan mulut ini untuk beristigfar agar tidak terjerumus keperkataan-perkataan buruk pula.
4. Terus Berbuat Baik
Cara terbaik menghadapi komentar pedas adalah terus berbuat baik. Selama apa yang kita lakukan itu baik, lakukanlah terus.
Selalu ingat bahwa semakin tinggi sebuah pohon maka akan semakin kuat angin yang menerjang.
Begitupun kita semakin sering berbuat baik, akan semakin banyak pula ujian dan kritikan yang kita terima.
Tapi jangan jadikan semua itu sebagai alasan untuk kita berhenti berbuat baik.
Justru jadikanlah itu sebagai motivasi bahwa komentar pedas mereka tidak akan menghentikan kita untuk terus berbuat baik.

