Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Becak Menjadi Istimewa Pada Pernikahan Kahiyang Bobby

Oleh: Redaksi Bernas•8 November 2017
Becak Menjadi Istimewa Pada Pernikahan Kahiyang   Bobby
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Bernas id Belum lama ini perseteruan alat transportasi konvensional dan alat transportasi online banyak merebak di sejumlah kota di Indonesia Ojek lawas..."

🗓️ Dipublikasikan pada 8 November 2017.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita lifestyle terbaru →

Bernas.id – Belum lama ini, perseteruan alat transportasi konvensional dan alat transportasi online banyak merebak di sejumlah kota di Indonesia. Ojek lawas, angkutan umum, bahkan becak, mulai tersingkir. Meski masih ada beberapa yang memanfaatkannya, namun keberadaan transportasi konvensional sudah mulai berkurang peranannya.

Tapi, beda ceritanya dengan becak-becak yang ada di kota Solo.

Tepatnya di tanggal 8 November 2017, yang bertepatan dengan perhelatan akbar dalam acara #jokowimantu.

Sejumlah tukang becak ikut terlibat dalam rangkaian acara pernikahan putri Presiden RI, Joko Widodo.

Keterlibatan mereka sebagai bentuk mangayubagyo kepada pimpinan yang sedang memiliki hajat istimewa. Dalam bahasa Jawa, mangayubagyo berarti bahwa ikut merasakan kebahagiaan.

Dan kesukarelaan para tukang becak untuk membantu hajat besar itu, merupakan wujud dari rasa suka cita tersebut.

Tidak kurang dari 50 becak sudah disiapkan untuk menjemput sejumlah tamu undangan yang akan hadir di Gedung Graha Saba Buana, Solo. Antusiasme tukang becak terlihat dari persiapan yang mereka lakukan untuk mendandani becak kesayangan mereka. Tidak ingin mengecewakan pimpinan, mereka rela untuk mencuci dan menghias becak yang akan digunakan selama 'bertugas' dengan sempurna meskipun mereka tidak mendapatkan bayaran khusus dari pihak Joko Widodo.

Sebuah kemeja batik yang dibagikan sebagai seragam para tukang becak ini, nampaknya sudah lebih dari cukup bagi mereka.

Kemeja batik tersebut dibagikan oleh perwakilan pihak presiden yang diserahkan langsung kepada para tukang becak yang akan ikut serta terlibat dalam perhelatan akbar tersebut.

Ada aturan main dalam pelaksanaan tugas itu. Satu becak maksimal hanya diperbolehkan mengantar empat tamu saja. Peraturan itu untuk menjaga kondisi kesehatan para tukang becak, yang sebagian besar usianya sudah tak lagi muda.

Selain itu, juga untuk memberi kesempatan kepada banyaknya tukang becak, yang ingin ikut serta mencicipi mengantar tamu istimewa di hari yang juga istimewa.

Terang saja, tamu yang diantarkan adalah sejumlah pejabat negara bahkan artis ibu kota. Menjadi kepuasan dan kebanggaan tersendiri, tentunya.

Itulah mengapa, becak di kota Solo pada tanggal 8 November 2017 itu menjadi sesuatu yang sungguh istimewa.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram