SOLO, Bernas.id ? Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo telah memilih tim perias dari Kota Solo, Jawa Tengah. Tim perias ini akan menangani rias pengantin sejak siraman hingga resepsi pernikahan.
Tema Solo Klasik akan diusung pada acara pernikahan puteri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu. Ada lima perias yang dikerahkan untuk menangani acara pernikahan Kahiyang dan Bobby Nasution pada Selasa-Rabu, (7-8/11/17).
Sesuai dengan tema adat yang diusung, tata rias yang digunakan pun akan menggunakan konsep yang sama.
Hj. S.Sumaryono, selaku ketua tim penata rias dalam jumpa pers Senin (30/10/17) mengatakan bahwa konsep adat Jawa klasik ini adalah permintaan dari Iriana Widodo.
“Saya mendapat amanah langsung dari Bapak Jokowi dan Ibu Iriana untuk merias pengantin mulai dari siraman, midodareni, ijab kabul hingga resepsi di malam hari,” katanya di Graha Saba Buana, Solo, Jawa Tengah. Lokasi ini merupakan tempat pernikahan Kahiyang-Bobby.
Baca Juga Jelang Pernikahan Kahiyang dan Bobby, Ini Penjelasan Presiden Jokowi
Ia menjelaskan acara midodareni dan siraman akan dilaksanakan sesuai dengan adat yang dilaksanakan di Surakarta.
Busana masing-masing prosesi berbeda-beda.
“Busana tiap prosesi juga berbeda-beda. Siraman akan pakai busana untuk siraman seperti adat kami, begitu pula untuk malam midodareni. Tapi, malam midodareni akan dirias secara sederhana.
Menurut adat kami, malam midodareni belum boleh memakai perhiasan,” imbuhnya.
Sumaryono membeberkan saat ijab Kabul, pengantin perempuan akan menggunakan busana Solo Putri. Sedangkan, pada resepsi malam hari akan memakai Solo Basahan. Make up untuk pengantin pun dipastikan lengkap sebagaimana adat di Solo.
Baca Juga Pesan 4.000 Porsi Sate Kere untuk Pernikahan Kahiyang.
Totalnya Rp 100 Juta?
Pakaian Solo Putri, lanjutnya, terdiri dari kebaya dan kain batik di bagian bawah. Sementara, busana Solo Basahan adalah pakain pengantin khas Solo dengan menggunakan kain dodot kampuh.

