Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Takut Naik Gunung Karena Sedang Haid? Itu Mitos!

Oleh: Redaksi Bernas•26 Oktober 2017
Takut Naik Gunung Karena Sedang Haid? Itu Mitos!
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Bernas id Bagi yang hobi mendaki gunung tapi jadwal bersamaan dengan waktu haid jangan takut Larangan itu dihembuskan mungkin untuk melindungi perempuan itu..."

🗓️ Dipublikasikan pada 26 Oktober 2017.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita lifestyle terbaru →

Bernas.id – Bagi yang hobi mendaki gunung tapi jadwal bersamaan dengan waktu haid, jangan takut! Larangan itu dihembuskan mungkin untuk melindungi perempuan itu sendiri. Karena memang benar, ketika sedang haid, emosi perempuan menjadi tidak stabil dan daya tahan tubuh sedikit menurun.
Bukan batal naik gunung, tetapi alangkah baiknya lebih mempersiapkan diri.

Ini tips-tips buat kamu, perempuan tangguh yang ingin naik gunung ketika haid:

1. Persiapkan mental karena tubuh kita akan lebih lemah
Tidak dipungkiri badan akan sedikit melemah jika sedang haid. Kita harus menyiapkan mental lebih untuk menghadapi situasi ini.

Semangat harus ditingkatkan karena sebenarnya naik gunung lebih kepada mental. Jangan mengatakan bahwa badan kita sedang lemas dan jangan sekalipun mengeluh.

Terus memotivasi diri dengan mengatakan bahwa kita mampu.
2.

Membawa suplemen tambahan
Suplemen tambahan seperti vitamin C, penambah darah dan madu akan sangat membantu menambah tenaga ketika sedang naik gunung.

Juga meningkatan imun tubuh agar menjadi lebih bugar dan kuat.
3. Tetap menjaga kebersihan
Kebersihan diri harus tetap dijaga, terutama area kewanitaan.

Kita bisa menggunakan tisu basah dan kering untuk membersihkan area kewanitaan karena keterbatasan air.
4.

Membawa plastik kecil yang cukup
Plastik kecil digunakan untuk membungkus pembalut bekas. Akan jauh lebih higienis jika menyiapkan satu plastik untuk satu pembalut bekas.

Jadi tidak perlu membuka kembali jika ingin membuang lagi. Kuman tidak akan tersebar dan kebersihan tetap dijaga. Dan tentu saja, kita wajib membawa pulang bekas pembalut tersebut.

Jangan pernah tinggalkan sampah di gunung!
5. Memberitahu salah satu anggota rombongan
Ini untuk berjaga-jaga jika badan kita dalam kondisi menurun.

Jika ada yang tahu, mereka bisa menjadi back-up dan mendampingi selama perjalanan.
6.

Persiapan olahraga
Sedang haid atau tidak, olahraga penting untuk kesiapan fisik.

Melakukan sit-up minimal 50x setiap hari akan sangat membantu menghilangkan atau mengurangi sakit perut atau kram yang sering terjadi ketika haid.
7.

Mengotrol emosi
Bukan rahasia lagi jika sedang haid, emosi cenderung tidak stabil.

Maka harus lebih mawas diri, sabar dan mengontrol emosi. Sadar diri jika ada yang kurang berkenan selama perjalanan.

Marah-marah ataupun menggerutu pasti akan menyedot energi, lebih baik tenaga disimpan untuk mencapai puncak dengan selamat.

Itulah tips-tips yang bisa dipraktekan agar tetap prima ketika naik gunung dalam keadaan haid.

Tag:#lifestyle#berita

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram