Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Berniat Mengemas Produk dengan Berbahan Dasar Melamin? Perhatikan 4 Hal Penting Sebelum Memakainya

Oleh: Redaksi Bernas•9 September 2017
Berniat  Mengemas Produk dengan Berbahan Dasar Melamin? Perhatikan 4 Hal Penting Sebelum Memakainya
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Kemasan atau packaging, merupakan suatu seni dan teknologi dalam penyiapan komoditas untuk mempermudah penangan, penyimpanan, penjualan, dan untuk keamanan..."

🗓️ Dipublikasikan pada 9 September 2017.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita kesehatan terbaru →

Bernas.id – Kemasan atau packaging, merupakan suatu seni dan teknologi dalam penyiapan komoditas untuk mempermudah penangan, penyimpanan, penjualan, dan untuk keamanan komoditas tersebut. Kemasan ini digunakan dalam berbagai jenis komoditas baik komoditas pangan ataupun non pangan. Meskipun pada awalnya kemasan itu terbuat dari kulit, gelas, atau tanah liat dan mungkin beberapa cara kerjanya layaknya wadah seperti kantong plastik untuk mempermudah transportasi dan penyimpanan, perubahannya terjadi secara signifikan semenjak revolusi industri.

Pada sebuah pasar, kemasan didesain untuk melindungi produk dari bahaya yang muncul pada saat penanganan, kondisi lingkungan; menyediakan produk yang mudah ditangani saat transportasi dari produsen ke konsumen; dan sebagai identitas dari sebuah produk.

Dapat juga digunakan sebagai media advertising dan informasi untuk konsumen

Kemudian dalam kaitannya dengan pangan, kemasan merupakan salah satu faktor penting untuk keamanan pangan. Cara produk pangan dikemas dan diberi label sangatlah penting. Sebab kemasan ini akan melindungi produk pangan dari kerusakan fisik, kimia, dan mikrobiologi.

Baca juga Langkah Merencanakan Proyek untuk UKM

Namun kemasan yang dipakai untuk pangan saat ini pun tidak semuanya aman, seperti kemasan yang berbahan melamin jika tidak memperhatikan dengan benar pada penggunaan kemasan yang berbahan dasar melamin.

Bahaya kemasan melamin memang sudah menjadi banyak pembicaraan banyak orag.

Dengan dikeluarkannya peringatan mengena bahaya penggunaan peralatan dan kemasan berbahan melamin diharapkan bisa menjadi himbauan baik bagi para pengguna termasuk pengusaha makanan untuk mulai bisa memilih kemasan yang tepat untuk membungkus produk milik mereka.

Jika salah memilih maka bisa berpotensi makanan akan terkontaminasi oleh zat berbahaya dan bisa menimbulkan resiko penyakit yang berbahaya. Nah, hal ini lah yang ingin dimaksud oleh pemerintah untuk dihindari, maka dari itu bagi kamu pengusaha yang menggunakan kemasan berbahan dasar ini ada baiknya untuk mulai mengetahui bagaimana pemilihan kemasan berbahan dasar melamin.

Sebenarnya penggunaan kemasan ini tidak salah namun ada yang harus kamu perhatikan seperti:

1. Perhatikan label food grade pada kemasan melamin

Perlu diperhatikan, kemasan melamin yang berkualitas akan menyertakan label food grade pada kemasannya.

Artinya kemasan sudah memiliki standar yang sesuai untuk kemasan tersebut.

Begitu juga dengan kemasan melamin, untuk menghindari migrasinya kandungan formalin pada kemasan makanan kamu harus pastikan bahwa kemasan pada makanan yang berair, asam dan panas.

2. Lakukan uji coba sebelum menggunakan kemasan melamin

Seperti yang sudah dikatakan diatas, kemasan melamin akan menyebabkan migrasinya formalin pada kemasan ke makanan.

Alangkah baiknya jika kamu lakukan uji terlebih dahulu contohnya dengan menggunakan salah satu kemasannya untuk makanan berkuah dan panas.

Apabila kemasan mulai mengeluarkan bercak berwarna merah artinya kemasan tersebut tidak layak karena mengandung formalin.

Baca juga Ingin Belajar Investasi? Ini Hal yang Harus Diperhatikan

3.

Perhatikan kondisi kemasan melamin sebelum membeli

Label pada kemasan memang cukup namun kamu juga harus memperhatikan kondisinya juga perlu diperhatikan. Pilihlah kemasan yang masih dalam kondisi baik dalam artian tidak ada goresan atau bercak lainnya yang dapat berpotensi menempelnya bakteri pada kemasan tersebut.

4. Kemasan tidak mengadung zat pewarna yang berbahaya

Sebaiknya kemasan plastik melamin transparan dan tidak mengandung warna dan corak yang berlebihan.

Tetapi untuk lebih amannya pilih kemasan yang menggunakan pewarna alami seperti karotenoid, antosianin, klorofil dan curcumin.

Keempatnya adalah zat warna alami berasal dari tanaman yang banyak digunakan untuk industri pangan.

📊 Survei Kilat BERNAS

Bidang karir impian Anda?

Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.

FAQ: Ringkasan Cepat

Apa inti dari Berniat Mengemas Produk dengan Berbahan Dasar Melamin? Perhatikan 4 Hal Penting Sebelum Memakainya?

Kemasan atau packaging, merupakan suatu seni dan teknologi dalam penyiapan komoditas untuk mempermudah penangan, penyimpanan, penjualan, dan untuk keamanan...

Apakah cara ini masih relevan di tahun ini?

Ya, panduan ini telah diperbarui oleh Tim Redaksi BERNAS.id dan diverifikasi keakuratannya. Kami selalu menyajikan informasi teknologi yang *up-to-date*.

Tag:#kesehatan#berita

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram

“Berniat Mengemas Produk dengan Berbahan Dasar Melamin? Perhatikan 4 Hal Penting Sebelum Memakainya”

R
Redaksi Bernas
Click to Share
Discovery Insight

Data Transmutation:
Digital Sovereignty

Kenali produk dan layanan dalam ekosistem BERNAS.

Lihat Ekosistem

Peluang Karir & Bisnis Digital

Potensi Penghasilan (2026)
Rp 15.000.000 - Rp 25.000.000

Estimasi berdasarkan data pasar kerja & AI Bernas.

Prospek Karir
⚡ Sangat Tinggi

Permintaan tenaga kerja untuk sektor ini diprediksi tetap kuat.