Bernas.id – Ketika pertama kali diperkenalkan, Android memang diketahui sebagai sistem operasi Open Source (terbuka). Karena itulah Android lebih gampang untuk dikembangkan serta dikustomisasi oleh pemakainya. Kemudahan yang diperoleh karena bisa mengostumisasi Android ialah kemampuan rooting yang dapat memberikan akses istimewa untuk para pemakainya.
Dengan melakukan rooting Android, Anda juga bisa memperoleh berbagai keuntungan.
Tapi, tahukah jika hal itu pun sangat berbahaya untuk smartphone? Inilah 2 hal yang perlu dipikirkan jika melakukan rooting Android, yaitu:
Sangat Berbahaya Melakukan Rooting untuk Pemula
Di balik tawaran yang menggiurkan dari proses rooting Android, terdapat bahaya yang juga mengancam bila Anda gagal ketika melakukan proses tersebut. Untuk seorang pemula, ada baiknya jangan root Android bila tak ingin terkena getahnya.
Beberapa masalah yang dapat ditimbulkan seperti brick atau stuck booting.
Ngerinya lagi, saat mengalami hal tersebut, garansi menjadi tak berlaku.
Baca Beberapa Aplikasi Ini Wajib Ada Di Smartphone Android Yang Sudah Di-Root
Trade In
Beberapa tahun yang lalu, smartphone seperti Samsung Galaxy Note 5 melakukan program trade in ataupun tukar tambah ketika menukarnya dengan smartphone keluaran lama. Hal itu pun dapat dilakukan dengan vendor lainnya.
Untuk kamu yang telah memiliki smartphone yang di root maka kemungkinan besar Android tersebut tak dapat mengikuti proses trade-in. Jaminan smartphone pun hilang maka kemungkinan trade in pun lenyap.

