Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Perkenalkan Pepper, Robot Biksu Jepang yang Bertugas di Upacara Kematian

Oleh: Redaksi Bernas•24 Agustus 2017
Perkenalkan Pepper, Robot Biksu Jepang yang Bertugas di Upacara Kematian
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Sebuah perusahaan Jepang Softbank telah memperkenalkan peran baru untuk robot humanoid. Sebuah robot yang dinamai Pepper adalah robot yang unik, karena dibuat..."

🗓️ Dipublikasikan pada 24 Agustus 2017.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita teknologi terbaru →

Bernas.id ?  Sebuah perusahaan Jepang Softbank telah memperkenalkan peran baru untuk robot humanoid. Sebuah robot yang dinamai “Pepper” adalah robot yang unik, karena dibuat menyerupai seorang bentuk seorang biksu yang bisa disewa saat upacara pemakaman.

Japantoday Kamis (24/8/2017) memberitakan, robot tersebut mampu melantunkan sutra (Sabda Buddha) dengan suara terkomputerisasi sambil mengetuk mokugyo atau perkusi berbentuk ikan. Pepper telah dipamerkan pada hari Rabu (23/8/2017) kemarin di pameran industri pemakaman – the Life Ending Industry Expo – di Tokyo.

Baca juga Robot Mini Berbentuk Bola Buatan Jepang ini Ikut dalam Misi Antariksa

Awalnya, Pepper dibuat oleh Nissei Eco Co, pembuat cetakan plastik, dengan membuat perangkat lunak pelafalan Sutra Pepper pada 2014, sebelum dikembangkan lebih lanjut oleh SoftBank.

Michio Inamura, penasihat eksekutif Nissei mengatakan, dengan populasi Jepang yang menua dan menyusut, pendeta-biksu Buddha menerima semakin sedikit dukungan finansial dari masyarakat mereka.

Ini mendorong beberapa dari mereka untuk mencari pekerjaan paruh waktu di luar tugas suci mereka.

?Robot pemakaman ini bisa masuk saat biksu tidak tersedia,? katanya. Ini menurutnya juga menghabiskan biaya kurang dari 50.000 yen per pemakaman dibandingkan dengan lebih dari 240.000 yen bila dilakukan oleh untuk seorang manusia.

Pendeta Buddha Tetsugi Matsuo mengaku bahwa dirinya datang ke pameran tersebut untuk melihat apakah Pepper bisa “menanamkan aspek 'hati' ke sebuah mesin. ?Karena saya percaya bahwa 'hati' adalah fondasi agama,” katanya.

Simak saja aksi Pepper dalam video berikut ini:

Tag:#teknologi#berita

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram