HarianBernas.com – Apa yang Anda lakukan ketika Yahoo! akan membeli situs yang baru saja Anda buat dengan harga $1 Miliar? Apakah Anda akan menjual situs Anda? atau mempertahankan situs Anda dengan berbagai kemungkinan kegagalan yang akan terjadi?
Hal inilah yang dialami oleh Mark Elliot Zuckerberg. Mark.
Mark sempat mengguncangkan dunia ketika menolak tawaran Yahoo! untuk membeli situs Facebook senilai $1 Miliar. Namun apa yang dilakukan oleh Mark? Mark menolak tawaran besar tersebut.
Mark terlalu yakin dengan situs yang baru saja ia buat. Mark dinilai sangat bodoh karena melewatkan tawaran sebesar itu. Kemudian apakah yang terjadi dengan situs buatan Mark?
Berhasilkah?
Atau gagal? Ternyata Mark mampu membawa Facebook menandingi dan mengalahkan kepopuleran Yahoo!
Bahkan saat ini Facebook telah berkembang menjadi situs jejaring sosial terpopuler dan terbesar di dunia dengan pengguna mencapai 1 miliar.
Kesuksesan ini tidak diperoleh dengan mudahnya oleh Mark. Ia bahkan sempat diancam DO oleh universitasnya.
Saat kuliah, Mark membuat situs yang bernama Facemash. Situs ini adalah situs kontak jodoh.
Untuk keperluan Facemash, Mark bahkan berani untuk membobol data-data mahasiswa di kampusnya, Harvard University. Akibat ulahnya tersebut, ia diancam akan di DO oleh pihak kampus.
Mark kemudian membuat The Facebook yang merupakan cikal bakal Facebook saat ini.
Saat itu, The Facebook hanya digunakan untuk kalangan mahasiswa Harvard saja.
Penggunaan Facebook ternyata sangat digemari oleh mahasiswa Harvard. Hal itu terbukti karena dalam waktu 2 minggu, Facebook digunakan oleh setengah dari jumlah mahasiswa Harvard.
Berita penggunaan Facebook pun semakin tersebar.
Facebook digunakan hampir seluruh mahasiswa Harvard.
Bahkan setelah itu, mahasiswa di kampus-kampus lain di seluruh Amerika pun menggunakanya. Pada tahun 2006 Facebook bisa digunakan siapa saja di berbagai belahan dunia.
Kisah Mark memberikan pelajaran bahwa sudah seharusnya kita yakin dengan hasil pekerjaan kita. Mark tidak takut ketika ia membuat sebuah kesalahan.
Bahkan ketika Mark terancam DO, ia memperbaiki kesalahannya dan berusaha untuk menciptakan suatu hal yang baru.
Sudahkah Anda yakin dengan pekerjaan Anda?

