Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Nenek Moyang Orang Guam Berasal dari Indonesia?

Oleh: Redaksi Bernas•10 Agustus 2017
Nenek Moyang Orang Guam Berasal dari Indonesia?
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Guam adalah sebuah pulau di bagian barat Samudera Pasifik yang masuk dalam teritori Amerika Serikat...."

🗓️ Dipublikasikan pada 10 Agustus 2017.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita internasional terbaru →

HarianBernas.com ? Guam adalah sebuah pulau di bagian barat Samudera Pasifik yang masuk dalam teritori Amerika Serikat.

Sebelumnya, wilayah yang juga disebut Guahan dalam bahasa Chamorro itu lebih terkenal sebagai destinasi wisata sekaligus lokasi pangkalan militer Negeri Paman Sam.

Hingga belakangan, Guam ramai jadi pembicaraan dunia. Pulau itu terjebak di tengah pusaran konflik AS dan Korea Utara.

Pyongyang mengancam akan menembakkan empat misil Hwasong-12 ke Guam dalam waktu dekat.

Persiapan diklaim telah dilakukan dan tinggal menunggu restu Kim Jong-un.

Dipilihnya Guam sebagai target peluncuran rudal Korut menyusul pernyataan Trump yang dianggap menyinggung rezim Pyongyang, yang belakangan kian terpuruk akibat sanksi ekonomi yang dijatuhkan Dewan Keamanan PBB.

AS menjadikan Guam sebagai unincorporated and organized territory. Warganya diberi kewarganegaraan Amerika Serikat, tapi tidak mempunyai hak politik untuk ikut dalam pemilihan umum nasional.

Penduduk asli Guam adalah suku Chamorro, yang tak memiliki keterkaitan budaya dengan warga di daratan Amerika yang lain.

Suku Chamorro di Guam berkembang sebagai masyarakat nelayan, petani, dan pemburu.

Mereka adalah pelaut ulung dan perajin terampil yang ahli memproduksi tenunan dan gerabah rumit, rumah tradisional eksotik, dan kano berbentuk unik.

Masyarakat Chamorro memiliki sistem adat matriarkal yang kuat, yang melalui kekuatan dan kewibawaan para perempuan dan kegagalan penjajah Spanyol untuk mengenali fakta tersebut. Hal itu membuat budaya suku tersebut, termasuk bahasa, musik, tari, dan tradisi bertahan hingga saat ini.

Guam-online.com menyebutkan, penduduk asli Guam diyakini sebagai keturunan dari Indo-Malaya yang berasal dari Asia Tenggara yang datang pada tahun 2.000 Sebelum Masehi.

Secara linguistik dan budaya, Guam juga punya kemiripan dengan Malaysia, Indonesia, dan Filipina–yang menjadi petunjuk asal usul Suku Chamorro.

Dalam buku 'Ancient Chamorro Society' karya Lawrence J.

Cunningham terdapat perbandingan bahasa suku tersebut dengan kata-kata dalam budaya lain, termasuk Indonesia.

“Berdasarkan perbandingan tersebut, bahasa Chamorro lebih memiliki kemiripan dengan bahasa Indonesia,” demikian cuplikan dari buku tersebut.

Kata-kata yang persis sama di antaranya mata, susu, lima. Sementara banyak kata lain yang mirip dan maknanya sama seperti babui (babi), pulan (bulan), uchan (hujan) dan langet (langit).

Walau demikian, tetap masih diperlukan kajian lebih lanjut untuk menentukan dari mana nenek moyang masyarakat asli Guam berasal.

Sementara itu, dari sisi sejarah, Guam mengalami sejumlah pendudukan, dari Spanyol, sempat jatuh ke tangan Amerika Serikat pada tahun 1898, selama Perang Spanyol-Amerika.

Selanjutnya, pada Perang Dunia II, di awal Desember 1941, angkatan bersenjata Jepang menyerbu Guam. Selama hampir tiga tahun, pulau itu berada dalam kekuasaan Negeri Sakura hingga akhirnya berhasil direbut kembali oleh AS pada tahun 1944.

Saat ini Guam menjadi lokasi pangkalan militer Amerika Serikat di Pasifik, salah satu alasan kuat hingga menjadi target misil Korea Utara. 

Tag:#internasional#berita

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram