Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Pemimpin ISIS Dikabarkan Masih Hidup dan Sedang Bersembunyi

Oleh: Redaksi Bernas•16 Juli 2017
Pemimpin ISIS Dikabarkan Masih Hidup dan Sedang Bersembunyi
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"HarianBernas com Kota Mosul memang sudah berhasil ditaklukkan oleh pasukan Irak dan sekutunya Namun masih banyak misteri yang tidak terjawab mengenai kondisi..."

🗓️ Dipublikasikan pada 16 Juli 2017.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita internasional terbaru →

HarianBernas.com ? Kota Mosul memang sudah berhasil ditaklukkan oleh pasukan Irak dan sekutunya. Namun masih banyak misteri yang tidak terjawab mengenai kondisi terkini ISIS. Salah satunya mengenai nasib pemimpinnya, Abu Bakar al-Baghdadi.

Tidak lama sesudah pasukan Irak mengumumkan pembebasan Mosul, kelompok pengamat SOHR melaporkan bahwa Baghdadi sudah tewas di Suriah timur.

Namun sekarang muncul pernyataan baru yang bertolak belakang. Menurut kabar terbaru, pemimpin ISIS tersebut sebenarnya masih hidup.

Hal tersebut disampaikan oleh pejabat antiteror Kurdi,  Lahur Talabany. ?Baghdadi jelas masih hidup. Dia belum tewas.

Kami punya informasi bahwa dia masih hidup. Kami percaya 99 persen kalau dia memang masih hidup,? tegas Lahur seperti yang dikutip oleh Reuters.

?Jangan lupa bahwa asal-muasalnya terkait dengan masa-masa Al-Qaeda di Irak. Dia sedang bersembunyi dari pihak keamanan.

Dia tahu apa yang sedang dia lakukan,? tambah Lahur tanpa memperjelas dari mana pihaknya bisa memperoleh informasi bahwa Baghdadi masih hidup.

Lahur juga menjelaskan bahwa menyusul lepasnya kota-kota yang awalnya dikuasai oleh ISIS, sekarang kelompok tersebut melakukan perubahan pada taktik militernya. Ia lantas memperkirakan bahwa butuh waktu hingga tiga atau empat tahun ke depan untuk membasmi ISIS seutuhnya.

Lahur kemudian menambahkan bahwa di masa depan, ISIS akan menunjuk para mantan personil badan intelijen Irak untuk menempati posisi-posisi tinggi. ISIS sendiri memang sudah lama diketahui merekrut tokoh-tokoh bekas anggota Partai Baath, partai asal Saddam Hussein.  

Tag:#internasional#berita

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram