HarianBernas.com – Negara-negara di Asia membangun berbagai proyek konstruksi dengan nilai yang sangat fantastis pada tahun 2017 ini. hal tersebut adalah hal yang wajar, sebab keberadaan dari proyek konstruksi bisa menggenjot perekonomian dari suatu negara.
Berbicara tentang proyek konstruksi, Berikut ini beberapa proyek konstruksi terbesar di Asia, seperti yang dikutip dari Liputan 6.
One Belt, One Road
Proyek konstruksi terbesar di Asia yang pertama yaitu One Belt, One Road. Proyek yang ter ambisius dari Cina ini memiliki potensi untuk menjadi platform kolaborasi regional terbesar di dunia. Bolt ini merupakan jalan yang bermula dari Asia dan berakhir di Skandinavia.
Jalur ini pada zaman dahulu disebut sebagai Jalur Sutera dan menjadi salah satu akses perdagangan dari Cina sampai Venesia.
Saat proyek ini selesai, proyek ini akan mengcover sekitar 65 persen dari populasi dunia, sepertiga dari PDB dunia, dan seperempat barang dan juga jasa di dunia.
Nilai konstruksi proyek ini diperkirakan bernilai $150 miliar.
Delhi Mumbai industrial corridor
Proyek konstruksi terbesar di Asia yang kedua yaitu Delhi Mumbai industrial corridor. PDB di India sudah melonjak sekitar 7 persen dan pemerintah setempat sangat berusaha untuk meningkatkan daya saing Global melalui beragam cara seperti 'make In India'.
Untuk dapat mencapai tujuan tersebut, negara ini pastinya memerlukan infrastruktur kelas dunia termasuk fasilitas yang mutakhir.
Bahasa bahasa dalam upaya pengembangan ekosistem bisnis, 5 koridor industri saat ini sedang dalam pembangunan. Salah satunya yaitu Delhi Mumbai industrial corridor (DMIC) yang akan menjadi proyek infrastruktur terbesar dengan nilai investasi sebesar $100 miliar.
Hal yang terpenting apabila proyek ini sudah selesai, DMIC akan memberikan sebanyak 25 juta kesempatan kerja baru dan sebagian besar merupakan pekerjaan di bidang manufaktur. Proyek ini ditampilkan pula dalam ?100 Most Innovative Global Projects? versi KPMG.
Bandara Al maktoum Dubai
Proyek konstruksi terbesar di Asia yang ketiga yaitu bandara Al maktoum Dubai.
Pembangunan bandara terbaru di DP ini diperkirakan akan menghabiskan dana sebesar $33 miliar dan bisa menampung sebanyak 130 juta penumpang di tahun 2025.
Sedikitnya 80 persen operasi flydubai akan dipindahkan dari Bandara Internasional Dubai ke bandara Al maktoum Dubai. Saat semua tahap pembangunan telah selesai, bandara ini akan mempunyai kapasitas untuk menangani sekitar 220 juta penumpang.
Jeddah Economic City
Proyek konstruksi terbesar di Asia yang keempat yaitu Jeddah Economic City. Proyek ini dikenal pula sebagai Jeddah Kingdom City.
Proyek jodoh Economic City ini terdiri atas area presidensial dan komersial di mana di dalamnya terdapat Hotel, hunian, perkantoran, sampai outlet retail.
Proyek bernilai $20 miliar ini dibangun di atas lahan dengan luas 5,2 KM persegi dengan Jeddah Tower sebagai ikonnya. Jeddah Tower juga merupakan gedung tertinggi di dunia. Sesudah proyek ini selesai, proyek ini dapat menampung 210 ribu penghuni dan 197.500 penghuni untuk bisa menikmati segala fasilitas yang tersedia.
Bandara Internasional daxing Beijing
Proyek konstruksi terbesar di Asia yang kelima yaitu Bandara Internasional daxing Beijing.
Sebagai bandara yang terbesar di dunia, proyek senilai $12 miliar ini dapat menggeser popularitas bandara nanyuan Beijing dan diperkirakan dapat menampung lebih dari 45 juta penumpang setiap tahunnya.
Bandara ini akan mempunyai 78 Gate, hotel kapsul yang trendi, dan sebuah stasiun kereta.
📊 Survei Kilat BERNAS
Apakah Anda tertarik kuliah lagi?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
FAQ: Ringkasan Cepat
Apa inti dari 5 Proyek Konstruksi Terbesar Di Asia?
Negara-negara di Asia membangun berbagai proyek konstruksi dengan nilai yang sangat fantastis pada tahun 2017 ini....
Apakah cara ini masih relevan di tahun ini?
Ya, panduan ini telah diperbarui oleh Tim Redaksi BERNAS.id dan diverifikasi keakuratannya. Kami selalu menyajikan informasi teknologi yang *up-to-date*.




