Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Konsumsi Menurun Harga Cabai Rawit Merah Turun Drastis

Oleh: Redaksi Bernas•14 Maret 2017
Konsumsi Menurun Harga Cabai Rawit Merah Turun Drastis
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Harga cabai?rawit merah yang?sempat bertahan diatas Rp 120.000 per kg selama 45 hari terakhir ini, kini harga cabai rawit merah menurun drastis..."

🗓️ Dipublikasikan pada 14 Maret 2017.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita lifestyle terbaru →

KEBUMEN,HarianBernas.com ? Harga cabai rawit merah yang sempat bertahan diatas Rp 120.000 per kg selama 45 hari terakhir ini, kini harga cabai rawit merah menurun drastis. Sebulan lalu harga cabai rawit merah mencapai Rp 160.000 per kg. 

Dua hari terakhir ini harganya menurun menjadi Rp 87.500 – Rp 85.000 per kg.

Menurunya harga cabai rawit merah tidak disebabkan naiknya permintaan dan meningkatnya  pasokan, tetapi menurunnya penjualan.

“Hari Senin kemaren harga cabai rawit merah  Rp 87.500, hari ini turun menjadi Rp 85.000 sekilo,” kata Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kebumen Siti  Masyuroh, SH kepada Bernas Selasa (14/3).

Harga cabai merah besar dan cabai merah keriting, 2 hari terakhir ini tetap Rp 30.000 per kg. Harga cabai rawit hijau juga bertahan 2 hari terakhir ini Rp 44.000 per kg. Pasokan cabai merah besar dan merah keriting, serta cabai hijau besar masih lebih tinggi, dibanding cabai rawit merah..

Pengamatan Bernas di beberapa pasar tradisional, permintaan/penjualan dan pasokan cabai merah besar dan keriting jauh lebih besar dibanding dengan cabai rawit merah.

Konsumen sudah mulai terbiasa mengkonsumsi cabai merah besar atau keriting, ketika harga cabai rawit merah harganya membumbung tinggi.

Di Pasar Tumenggungan, Kota Kebumen, Bernas melihat ada pedagang yang terpaksa mengeringkan cabai rawit merah,  karena dijual tidak laku, sepekan setelah mendapat pasokan. ?Agar tidak membusuk  dijemur,” ujar seorang pekerja sebuah kios di pasar itu, Minggu (12/3).

Kepala Bidang Hortikultura pada Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kebumen, Ir Machasin mengatakan, sudah lebih dari 2 bulan terakhir ini tidak ada panen cabai rawit  merah di Kebumen. 

Tanaman cabai yang banyak dibudidayakan di pesisir selatan Kebumen, lahannya tergenang banjir. Petani tidak berani menanam cabai di lahan tergenang air. ?Mungkin baru Mei tahun ini, ada tanaman cabai disana,” kata Machasin.

Tag:#lifestyle#berita

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram