HarianBernas.com – Tiga orang telah ditangkap di Uppsala, Swedia atas tuduhan pemerkosaan. Polisi melakukan penangkapan atas laporan media lokal yang mengetahui bahwa kejahatan itu dilakukan secara streaming lewat Facebook Live.
Kejahatan diduga terjadi Minggu (22/1/2017) pagi-pagi buta, dimana polisi baru menerima laporan kejadian pukul sekitar 9:00.
Harian Aftonbladet berbicara dengan beberapa anggota grup Facebook yang tertutup, yang menonton kejadian perkosaan yang disiarkan secara langsung itu. Saksi mata mengatakan sang gadis yang diperkosa dalam keadaan setengah sadar.
Salah satu dari mereka, Lovisa (22), mengatakan dia masuk ke grup itu secara tidak sengaja saat chatting online.
Apa yang ia lihat lantas membuatnya sangat terkejut.
“Dua orang menindih seorang gadis di tempat tidur … saya pertama kali berpikir itu adalah lelucon buruk yang diatur. Tapi itu tidak,” ujar Lovisa, seperti dilansir RT.
Menurut Lovisa, ada 200 orang yang menonton video itu pada satu titik, sebelum polisi tiba-tiba datang di tempat kejadian dan video berhenti, diikuti oleh suara keributan di ruangan. Polisi menanyai orang itu sebelum membawa ke kantor polisi.
“Ini kacau, benar-benar sakit,” kata anggota lain dari grup tertutup itu kepada Expressen. “Bagaimana kamu bisa melakukan hal seperti itu terhadap seorang gadis?
Dan mengapa kamu menyiarkannya langsung…? “
Belum jelas, bagaimana para anggota ini bisa menerima undangan untuk grup Facebook tertutup itu.
Apartemen tempat kejadian telah diperiksa oleh spesialis forensik dan dijadikan TKP tertutup. Juru bicara polisi Ivan Aslund mengatakan pada Harian Aftonbladet bahwa polisi akan menjaga “kerahasiaan penuh” pada saat ini, dan menolak untuk mengkonfirmasi apa-apa lagi terkait penangkapan atas kecurigaan perkosaan geng itu.
Di bawah ini adalah video yang disebarkan di YouTube yang memperlihatkan 7 menit terakhir kejadian di apartemen tersebut sebelum akhirnya polisi datang menangkap para tersangka.
Para pemerkosa tampaknya adalah imigran Arab. Pers Swedia menyembunyikan wajah mereka dari publik.
Dari video tampak jeals, salah satu pelaku pemerkosaan, yakni Emil Khodagholi. Sebelumnya Emil pernah ditangkap pada tahun 2012 karena menyerang warga berusia 16 tahun dengan tongkat besi.

