Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Cemburu, Pria Jepang Ini Diamkan Istrinya Selama 20 Tahun

Oleh: Redaksi Bernas•3 Januari 2017
Cemburu, Pria Jepang Ini Diamkan Istrinya Selama 20 Tahun
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Seorang pria asal Jepang mendiamkan istrinya selama dua dekade dan memilih untuk tidak menjelaskan alasan diamnya tersebut...."

🗓️ Dipublikasikan pada 3 Januari 2017.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita internasional terbaru →

HarianBernas.com ? Seorang pria asal Jepang mendiamkan istrinya selama dua dekade dan memilih untuk tidak menjelaskan alasan diamnya tersebut. Alhasil sang istri harus menjadi lebih peka dari suaminya.

Ayah tiga anak ini, Katayama Otou, selama 20 tahun tak berkomunikasi dengan istrinya, Katayama Yumi.

Otou hanya berbicara pada ketiga anaknya.

Meski demikian istrinya tetap mengajak bicara Otou seperti biasa. Otou hanya mengangguk dan bergumam tanpa mengeluarkan sepatah kata pun, seperti ditulis Mirror, Selasa (3/1/2017).

Melihat kecanggungan yang terjadi pada kedua orang tuanya, anak bontot pasangan Otou dan Yumi yang masih berusia 18 tahun, Yoshiki meminta bantuan sebuah acara reality TV untuk menyatukan kembali kedua orang tuanya.

“Ayahku tidak berbicara pada ibuku, tapi ibuku berbicara seperti biasanya,” jelas dalam acara tersebut.

Setelah program televisi tersebut berusaha mencari tahu penyebab putusnya komunikasi suami istri selama 20 tahun, terungkap bahwa Otou cemburu karena perhatian istrinya lebih besar diberikan untuk ketiga buah hati mereka.

Pada akhirnya Yumi dan Otou dipertemukan di sebuah taman, tempat pertama kali mereka berkencan, berkat bantuan program reality show televisi. Usaha anak mereka membuahkan hasil, kini Otou dan Yumi kembali berbicara setelah dua dekade tak saling berkomunikasi dengan wajar.

Tag:#internasional#berita

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram