Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Cegah Insiden Pelecehan Massal Terulang, Polisi Jerman Siaga

Oleh: Redaksi Bernas•21 Desember 2016
Cegah Insiden Pelecehan Massal Terulang, Polisi Jerman Siaga
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Polisi Koln juga sudah mengedarkan foto-foto mengenai penampakan bagian dalam sel penjara yang rencananya digunakan untuk menahan para pelaku pelecehan seksual..."

🗓️ Dipublikasikan pada 21 Desember 2016.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita internasional terbaru →

HarianBernas.com – Tahun 2016 sebentar lagi akan berakhir. Momen pergantian tahun biasanya dirayakan dengan menggelar pesta di pusat-pusat keramaian, tak terkecuali di kota Koln yang terletak di Jerman. Sayang dalam perayaan Tahun Baru 2016, momen yang seharusnya dipenuhi oleh kegembiraan dan suka cita tersebut malah berubah menjadi kemuraman akibat insiden perampasan dan pelecehan seksual massal oleh para imigran yang menimpa kaum perempuan setempat.

Sadar kalau insiden serupa berpotensi kembali terulang dalam perayaan pergantian tahun yang akan berlangsung dalam waktu dekat, pemerintah kota Koln pun mengambil tindakan pencegahan.

Kepolisian Koln menyiapkan sejumlah sel penjara kosong untuk menahan para pelaku pelecehan seksual yang tertangkap basah ketika beraksi.

Polisi Koln juga sudah mengedarkan foto-foto mengenai penampakan bagian dalam sel penjara. Di dalam foto-foto yang bersangkutan, sel penjara yang rencananya digunakan untuk menahan para pelaku pelecehan seksual memiliki dinding dan lantai ubin berwarna putih. Sementara fasilitas yang disediakan di dalam sel hanya mencakup selembar matras dan tempat buang air.

Pihak kepolisian berharap mereka yang berniat jahil pada malam Tahun Baru akan mengurungkan niatnya ketika melihat kondisi sel penjara tadi.

Persiapan aparat Koln bukan sampai di sana. Mereka berencana akan menerjunkan 1.500 personil ketika malam Tahun Baru tiba. Jumlah tersebut sepuluh kali lebih banyak daripada jumlah polisi yang disiagakan pada malam Tahun Baru terakhir.

Polisi juga berencana mengerahkan helikopter pengawas dan membatasi jumlah orang yang berkumpul di tempat-tempat tertentu.

Tag:#internasional#berita

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram