Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Negara yang Mengakui Adanya 3 Gender

Oleh: Redaksi Bernas•20 Desember 2016
Negara yang Mengakui Adanya 3 Gender
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Berikut ini adalah negara-negara yang menerima LGBT dalam masyarakat Bahkan mereka membuat singkatan baru untuk yang melakukan transgender..."

🗓️ Dipublikasikan pada 20 Desember 2016.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita lifestyle terbaru →

HarianBernas.com – Di Indonesia topik transgender merupakan salah satu hal yang masih dianggap tabu. Transgender dibincangkan lebih luas menjadi lingkup lesbian, gay, biseksual, dan transgender atau LGBT. Walaupun sudah dilakukan pembicaraan secara terbuka, LGBT bukanlah sebuah kelompok yang akan menghilang dengan sendirinya.

Sampai saat ini LGBT masih dihujat akibat menyalahi kodrat manusia.

Beberapa orang justru menganggap LGBT hanyalah angin lalu saja. Banyak negara seperti Indonesia yang menganggap bahwa transgender merupakan sebuah permasalahan sosial. Namun rupanya juga ada negara yang menerima LGBT sebagai identitas dengan terbuka.

Berikut ini adalah negara-negara yang menerima LGBT dalam masyarakat.

Bahkan mereka membuat singkatan baru untuk yang melakukan transgender.

1. India

India merupakan salah satu negara yang memiliki populasi transgender yang cukup besar. Bahkan di India kelompok transgender secara historis sudah teridentifikasi sebagai hijrah.

Akhirnya pada tahun 2014, pemerintah India mengakui persamaan hak dasar transgender dengan mereka yang perempuan dan laki-laki. Bahkan pemerintah India menambahkan gender ketiga dalam urusan dan dokumen resmi negara.

2. Bangladesh

Populasi hijrah yang ada di Asia selatan rupanya sangat besar.

Hal ini menjadi tenaga pendorong terkuat untuk mengakui adanya gender ketiga. Salah satunya adalah Bangladesh. Negara ini mengakui adanya transgender sejak tahun 2011.

Jenis kelamin bagi mereka yang transgender adalah o atau other. Rupanya walaupun Bangladesh sudah mengakui adanya gender ketika, bukan berarti mereka yang melakukan transgender bisa hidup dengan tenang.

Diskriminasi masih ada dalam masyarakat di Bangladesh. Sampai saat ini mereka yang melakukan transgender masih merupakan kelompok yang termarginalkan dalam masyarakat.

Padahal mereka-mereka ini sudah diakui secara sah oleh hukum.

3. New Zealand

Rupanya New Zealand juga mengakui adanya gender ketiga di negaranya. Dengan mengisi form deklarasi tingkat, mereka yang pernah melakukan transgender bisa mengubah identifikasi gender dalam paspor.

Dalam form terdapat pilihan f untuk wanita, m untuk pria, dan x untuk gender tidak spesifik atau indeterminate.

Pada tahun 2005 Georgina Beyer terpilih menjadi anggota parlemen. Rupanya Georgina Beyer merupakan salah seorang yang pernah melakukan transgender. Hal ini juga menjadi dorongan khusus agar mereka yang transgender memiliki persamaan hak.

4.

Denmark

Sejak tahun 2014, Denmark merupakan salah satu negara yang mendukung adanya transgender. Mereka memberikan pilihan x untuk transgender pria dan wanita di paspor. Namun untuk mendapatkan pilihan x ini, mereka harus menunggu selama 6 bulan.

Selain itu juga diperlukan usia minimal yang harus ditaati. Karena pemerintah Denmark mengijinkan adanya transgender, maka mereka yang melakukan transgender berparade untuk mengekspresikan kebahagiaannya.

5. Nepal

Ketika anda sedang membahas tentang pengakuan transgender, maka negara Nepal adalah salah satunya.

Rupanya Nepal juga merupakan negara yang membahas pengakuan transgender di tatanan hukum sejak lama. Tahun 2007 lalu, Nepal menjadi negara yang mengakui hak individu untuk menentukan gendernya masing-masing.

Pemerintah Nepal tidak membatasi seseorang untuk mengidentifikasi gendernya hanya sebagai wanita atau pria saja. Bahkan pengakuan ini sudah dilakukan pada setiap dokumen resmi dan kamar mandi.

Monica Shahi merupakan seorang transgender yang berhasil memegang password resmi pertama kali dengan gender o.

6. Pakistan

Pakistan merupakan salah satu negara yang juga mengakui transgender. Mereka sudah menerapkan hal ini sejak tahun 2009.

Sayangnya sejak saat itu masih banyak pasal yang belum direalisasikan. Adanya identitas baru, baru terealisasi pada tahun 2013.

📊 Survei Kilat BERNAS

Apakah Anda tertarik kuliah lagi?

Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.

FAQ: Ringkasan Cepat

Apa inti dari Negara yang Mengakui Adanya 3 Gender?

Berikut ini adalah negara-negara yang menerima LGBT dalam masyarakat Bahkan mereka membuat singkatan baru untuk yang melakukan transgender...

Apakah cara ini masih relevan di tahun ini?

Ya, panduan ini telah diperbarui oleh Tim Redaksi BERNAS.id dan diverifikasi keakuratannya. Kami selalu menyajikan informasi teknologi yang *up-to-date*.

Tag:#lifestyle#berita

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram

“Negara yang Mengakui Adanya 3 Gender”

R
Redaksi Bernas
Click to Share
Discovery Insight

Data Transmutation:
Digital Sovereignty

Kenali produk dan layanan dalam ekosistem BERNAS.

Lihat Ekosistem

Peluang Karir & Bisnis Digital

Potensi Penghasilan (2026)
Rp 15.000.000 - Rp 25.000.000

Estimasi berdasarkan data pasar kerja & AI Bernas.

Prospek Karir
⚡ Sangat Tinggi

Permintaan tenaga kerja untuk sektor ini diprediksi tetap kuat.