BANGUI, HarianBernas.com —Untuk kesekian kalinya, pemimpin umat Katolik se-Dunia, Paus Fransiskus kembali menekankan bahwa umat Kristen dan Islam adalah bersaudara. Karena itu, tidak ada alasan bagi umat kedua agama besar dunia itu untuk bermusuhan.
Ketika berkunjung ke masjid utama di ibu kota Republik Afrika Tengah, Bangui, Senin (30/11)), Paus asal Argentina ini mengatakan bahwa umat Kristen dan Muslim adalah. Karena itu, Paus mendesak umat dari kedua agama tersebut menjauh dari rasa dan sikap benci dan kekerasan.
Baca juga: Sikap Terpuji Nabi Idris, Sosok yang Cerdas dan Kreatif pada Zamannya
“Kristen dan Muslim saudara,” kata Paus ketika berpidato di masjid Koudoukou di distrik PK5, wilayah paling berbahaya dari kunjungan 24 jam ke negara yang sedang dilanda perang tersebut.
Menurut Paus Fransiskus, mereka yang mengaku percaya kepada Tuhan, tentu mereka yang mencintai perdamaian.
Paus sendiri berkunjung ke distrik penuh gubuk dan tanah merah. Wilayah ini menjadi pusat kekerasan aliran gerilyawan Muslim dengan kelompok Kristen.
Paus mengingatkan, secara bersama-sama semua pihak harus mengatakan tidak pada kebencian, balas dendam dan kekerasan, terutama kekerasan yang dilakukan atas nama agama atau Tuhan. “Tuhan mencintai kedamaian, salam,” kata Paus Fransiskus dalam kunjungan yang berulang kali membawa pesan perdamaian dan rujuk itu.
Di hadapan warga yang memadati masjid itu, Paus Fransiskus mengatakan bahwa dalam kunjungan ke Republik Afrika Tengah, ia merasa tidak akan lengkap jika tidak bertemu dengan komunitas Muslim.
Baca juga: Inilah 99 Asmaul Husna Beserta Artinya Bahasa Indonesia Lengkap

