JAKARTA, HarianBernas.com – Sejatinya presiden mendapatkan informasi valid dari intelijen negara. Sebagai ?kuping dan mata? presiden, intelijen negara tak boleh meleset terkait informasi yang diberikan ke presiden.
Demikian disampaikan Wakil Ketua DPR Fadli Zon di Jakarta pada Jumat (11/11/2016) lalu. ?Jangan kasih masukan presiden yang tidak beres,? ujarnya.
Pandangan Fadli Zon merespon jumlah demonstran yang hadir pada aksi unjuk rasa melebihi dari perkiraan presiden Jokowi. Dengan begitu informasi yang diberikan intelijen jauh dari kenyataan di lapangan.
?Masa intelijen-intelijennya presiden bilang demonstran 35 ribu,? katanya.
Politisi Partai Gerindra itu lebih lanjut berpandangan ketidakakuratan informasi yang diterima presiden dari intelijen berpotensi berbahaya.
Makanya kinerja intelijen perlu ditingkatkan. ?Ini kan sangat berbahaya, seperti negara amatiran, tidak profesional,? pungkasnya.

