SEMARANG, HarianBernas.com – Setelah tampil dominan di babak penyisihan grup dan semifinal, tim voli putri SKO Ragunan akhirnya meraih juara dalam Kejurnas antar PPLP/PPLPD dan SKO yang diselenggarakan Kemenpora.
Keberhasilan tim SKO Ragunan ini diraih usai mengalahkan tim DKI Jakarta di laga final dengan meraih kemenangan tiga babak, 25-18, 25-18, 25-19 yang diselenggarakan di UIN Walisongo, Semarang, Rabu (9/11/16).
- Baca juga: Siapa Lee Kang-in? Perjalanan Karier dari Korea Selatan ke Panggung Dunia
- Baca juga: Thiago Silva, Bek Berpengalaman yang Sempat Mengidap TBC
Sebelumnya pada laga semifinal, SKO Ragunan berhasil mengalahkan Jawa Tengah dengan tiga babak, 25-13, 25-16 dan 25-22.
Sedangkan DKI Jakarta yang meraih peringkat II dalam kejurnas ini sendiri berhasil melaju kebabak final, usai mengalahkan Sumut tiga babak 25-14, 25-15 dan 26-24 di laga semifinal.
Sementara itu pada perebutan peringkat ketiga diraih Jawa Tengah usai mengalahkan Sumut tiga babak, 25-21, 25-16, dan 25-21.
“Tentunya ini kemenangan yang tidak mudah kami raih, karena pesertanya merata, dan kualitas bertanding meningkat,” kata pelatih SKO Ragunan Eko Waluyo dalam rilis yang diterima HarianBernas.com.
Tercatat dalam Kejurnas yang diselenggarakan sejak 6-9 November ini diikuti 10 tim yang dihadiri sekitar 150 atlet, diantaranya dari DKI Jakarta, Ragunan, Sumut, NTB, Papua, Jawa Tengah, Papua Barat, Lampung dan lainnya.
“Perjalanan para pemain ini masih panjang, tentunya perhatian Kemenpora dalam Kejurnas ini semakin diperlukan sehingga pengalaman bermain para atlet ini terus bertambah, khususnya dengan menambah perhelatan Kejurnas ini, minimal satu tahun dua kali,” papar Eko.
Sementara itu Kepala Bidang PPLP Kemenpora, Dr.Surono S.Pd, M.Pd menilai bahwa pihaknya terus memperbaiki Kejurnas yang diselenggarakan tiap tahun, mulai dari segi wasit serta peserta yang ada, sehinggaa Kejurnas ini bisa menjadi awal pengalaman para atlet binaan PPLP/PPLPD dan SKO.
“Kemenpora menciptakan wadah melalui PPLP/PPLPD dan SKO, sedangkan para atlet harus mampu memanfaatkan perhelatan ini secara maksimal, sehingga program pembinaan yang sudah disiapkan bisa sejalan dengan keinginan Kemenpora,” tambahnya.

