Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Info SBY Terkait Intelijen, Tantowi : Sumbernya Tak Dapat Dipertanggungjawabkan

Oleh: Redaksi Bernas•2 November 2016
Info SBY Terkait Intelijen, Tantowi : Sumbernya Tak Dapat Dipertanggungjawabkan
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Kinerja intelijen mendapat cibiran dari Presiden Ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait dengan informasi aksi demonstrasi Ormas Islam..."

🗓️ Dipublikasikan pada 2 November 2016.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita nasional terbaru →

JAKARTA, HarianBernas.com – Kinerja intelijen mendapat cibiran dari Presiden Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait dengan informasi aksi demonstrasi sejumlah Ormas Islam yang ditengarai didanai oleh pihak tertentu. Informasi yang didapat SBY justru mendapat kritikan dari anggota Komisi I DPR, Tantowi Yahya.

Menurut Tantowi, Badan Intelijen Negara (BIN) merupakan mitra kerja Komisi I DPR. Ia menilai informasi yang didapat belum dapat dipertanggungjawabkan validitasnya.

Pasalnya informasi intelijen hanya didapat Presiden Joko Widodo.

?Tidak mungkin pula informasi itu bocor dari intelijen kepada siapa pun kecuali kepada presiden, itu kan amanat UU,? ujarnya di Komplek Gedung Parlemen, Kamis (3/11/2016).

Lebih lanjut politisi Partai Golkar itu berpandangan jelang aksi unjuk rasa memang banyak beredar info hoax. Akibatnya, menimbulkan keresahan  di tengah masyarakat.

?Menurut saya sumber-sumbernya belum bisa dipertanggungjawabkan?, informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan?,? ujarnya.

Sebelumnya, SBY mencibir kerja  intelijen terkait informasi yang menyebut aksi demo besar-besaran Ormas Islam pada Jumat (4/11) didanai partai politik.

?Intelijen harus akurat jangan berkembang menjadi intelijen yang ngawur dan main tuduh,? kata SBY saat jumpa pers di Puri Cikeas Bogor, Jawa Barat Rabu (2/11) kemarin.

 

Tag:#nasional#berita

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram