JAKARTA, HarianBernas.com ? Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok memilih tidak merespon soal aksi demo besar-besaran organisasi massa agama terkait dengan penistaan agama. Aksi demo rencananya digelar pada Jumat (4/11/16) mendatang.
“Tanya ke polisi saja,” kata pria yang akrab disapa Ahok, Minggu (30/10/16).
Calon Gubernur DKI Jakarta Pilkada 2017 itu menyerahkannya kepada pihak-pihak aparat yang berwenang. Ia menuturkan setiap institusi negara memiliki tanggung jawab masing-masing.
Ahok sudah meminta maaf atas ucapannya yang menyinggung Surat Almaidah ayat 51. Ia mengaku bahwa ucapannya tidak bermaksud menghina umat Islam dan melecehkan Al Quran.
Siapa Saja?
Pendakwah KH Abdullah Gymnastiar yang dikenal Aa Gym menyatakan akan ikut berunjuk rasa bersama ormas Islam pada 4 November 2016 mendatang. Pernyataan itu disampaikan oleh Aa Gym melalui video yang diunggah pada akun Facebooknya.
“Semoga rencana aksi tanggal 4 ini menggugah banyak pihak untuk sungguh-sungguh menyelesaikan ini dengan seadil-adilnya.
Kepada aparat, kami sudah percaya bahwa akan menyelesaikan ini dengan baik.
Namun jikalau terkesan lambat dan mengulur, maka inilah yang membuat umat Islam yang terluka hatinya dengan skandal saudara Ahok ini semakin kecewa,” katanya.
Aa Gym menyampaikan dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok bukanlah perkara yang sederhana. Pihaknya meminta aparat menyikapinya dengan serius.
Selain itu, ia berharap agar Presiden Joko Widodo serius memandang permasalahan tersebut.
Sementara, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab meminta warga Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah untuk segera bergabung dalam unjuk rasa tangkap Ahok. Demo ribuan umat Islam yang dimotori oleh FPI tersebut bertujuan untuk mendesak Mabes Polri menetapkan Ahok sebagai tersangka terkait kasus penistaan agama.
Pihak Polda Metro Jaya menyiagakan dan akan menerjukan 8.000 personel pada aksi demo tangkap Ahok 4 November 2016 mendatang. Status keamanan Siaga I sudah berlangsung sejak Jumat (29/10/16) lalu.
Presiden yang akrab disapa Jokowi itu menginstruksikan kepada para aparat keamanan untuk bersiaga.

