JAKARTA, HarianBernas.com – Sebanyak 16 cabor dipertandingkan dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pusat Pendidikan Latihan Pelajar (PPLP) yang diselenggarakan oleh Kemenpora selama tahun 2016.
Program Kejurnas PPLP tersebut sudah terselenggara sejak awal 2016 dan berakhir pada akhir tahun ini, dan pesertanya tidak hanya berasal dari PPLP, namun juga Sekolah Khusus Olahraga (SKO), serta Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar Daerah (PPLPD).
Menurut Kepala Bidang PPLP, Dr. Surono S.Pd, M.Pd menjelaskan, pemilihan 16 cabor tersebut karena beberapa kriteria yang sudah ditentukan, salah satunya setiap cabor diikuti sekitar 8 daerah.
“Kami membina 24 cabor, memang targetnya ingin mempertandingkan seluruhnya, namun ada syarat, seperti setiap cabor diikuti 8 PPLP, PPLPD dan SKO, serta terdaftar di PPLP. Sehingga dalam Kejurnas hanya mempertandingkan 16 cabor,” kata Surono kepada HarianBernas.com di Jakarta, Senin (17/10).
Tercatat 16 cabor tersebut adalah judo, atletik, taekwondo, volly pantai, anggar, pencak silat, tinju, gulat, senam, karate, dayung, sepak bola, angkat besi, sepak takraw, volly Indoor, dan panahan.
“Pada akhirnya program Kejurnas ini rangkaian dari pembinaan sepanjang tahun, fungsinya untuk melihat perkembangan seorang atlet, peningkatan teknik, fisik atlet, dan kematangan bertanding untuk jangka panjang dalam perhelatan setingkat PON, atau multi event seperti SEA Games, Asian Games bahkan Olimpiade,” tambahnya.

