HarianBernas.com – Apa yang anda bayangkan ketika membaca tulisan ?wanita Zimbabwe?? Apakah yang melintas di benak anda adalah sosok wanita berkulit gelap? Tidak salah jika pikiran macam itu melintas di benak anda karena memang seperti itulah penampilan umum orang-orang Zimbabwe.
Namun tahukah anda kalau Zimbabwe sebenarnya memiliki populasi wanita kulit putih yang tidak sedikit?
Ketika masih bernama Rhodesia, negara ini memang banyak dihuni oleh penduduk keturunan imigran Eropa.
Namun sejak Robert Mugabe yang berasal dari golongan kulit hitam naik menjadi presiden, banyak penduduk kulit putih di negara tersebut yang mengungsi keluar negeri.
Jika pada tahun 1975 jumlah penduduk kulit putih di Zimbabwe mencapai hampir 300 ribu jiwa, pada tahun 2012 jumlah mereka sudah tidak sampai 30 ribu jiwa.
Salah satu orang kulit putih Zimbabwe yang cukup terkenal adalah Charlene Lynette Wittstock. Wanita cantik ini lahir di Bulawayo, Zimbabwe, pada tahun 1978. Namun ketika menginjak usia 11 tahun, Charlene dan keluarganya pindah ke Afrika Selatan.
Di negara barunya tersebut, Charlene meniti karirnya sebagai perenang profesional.
Ia mewakili Afrika Selatan di sejumlah kompetisi renang antar negara.
Pada tahun 2002 contohnya, Charlenne berhasil meraih medali perak dalam kompetisi renang antar negara-negara anggota Persemakmuran. Sayang ia gagal mengulangi prestasi gemilangnya tersebut ketika mewakili Afrika Selatan di Olimpiade.
Karir berenangnya pulalah yang mempertemukan Charlene dengan calon suaminya. Pada tahun 2000 dalam acara renang Mare Nostrum, Charlene bertemu dengan Pangeran Albert II dari Monako.
Negara mini Eropa yang juga merupakan negara terkecil kedua di dunia.
Merasa cocok satu sama lain, keduanya pun menikah pada tahun 2011 di Istana Monako. Dari pernikahan itulah, pada tahun 2014 keduanya dikaruniai sepasang anak kembar yang masing-masingnya dinamai Jacques dan Gabriella.

